Ahad 30 Jul 2023 06:54 WIB

Mahasiswa Hubungan Internasional UII Gelar Simulasi Sidang OKI, Bahas Konflik Sudan

Kegiatan Diplomatic Course 2023 dibuka dengan kuliah umum.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Yusuf Assidiq
Suasana kampus UII Yogyakarta.
Foto: Yusuf Assidiq
Suasana kampus UII Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia (PSHI UII) menggelar Diplomatic Course ke-9 pada 28-30 Juli 2023. Kegiatan itu dilakukan sebagai salah satu bentuk praktik pembelajaran dalam mata kuliah Praktik Diplomasi.

Rangkaian kegiatan Diplomatic Course dibuka dengan kuliah umum di Gedung Kuliah Umum Sardjito, di Kampus Terpadu UII, yang menghadirkan narasumber Burhanuddin Badruzzaman sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Sudan dan Republik Eritrea periode 2014-2017. Materi yang disampaikan oleh Duta Besar Burhanuddin adalah mengenai Memahami Konflik Sudan dari Perspektif Diplomat Indonesia.

Duta Besar Burhanuddin menyampaikan pengetahuan terkait situasi konflik di Sudan ini penting untuk dipahami oleh masyarakat Indonesia, khususnya mahasiswa. Mengingat berdasarkan sejarah, Indonesia memiliki kedekatan emosional dengan Sudan.

"Sudan ini menganggap kita (Indonesia) sebagai kakak, karena negara ini (Sudan) merdeka atas dorongan Indonesia, khususnya Bung Karno. Ketika Sudan merdeka, Indonesia termasuk yang pertama kali mengakui kemerdekaan Sudan," kata Burhanuddin, Sabtu (29/7/2023).

Ia menambahkan kedekatan yang sudah terjalin antara Indonesia dan Sudan ini memberikan dampak yang positif bagi kerja sama perekonomian yang penting untuk dimanfaatkan oleh para pengusaha Indonesia.

Kemudian mahasiswa melaksanakan simulasi sidang Organization of Islamic Cooperation atau Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada Sabtu (29/7/2023) dengan tema Sudan Armed Conflict.

Dalam simulasi sidang ini, mahasiswa berperan sebagai delegasi dari 50 negara yang merupakan anggota OKI dan membahas resolusi terkait konflik bersenjata yang ada di Sudan.

Terdapat 253 mahasiswa yang berpartisipasi pada kegiatan ini, di mana 86 di antaranya menjadi delegasi daring dan 167 mahasiswa menjadi delegasi pada simulasi sidang luring yang diselenggarakan di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta.

Hari ketiga, Ahad (30/7/2023) dilaksanakan pelatihan table manner yang menjadi agenda terakhir dari rangkaian Diplomatic Course ke-9 dari Prodi HI UII. Kegiatan ini juga dilaksanakan di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta dan dimaksudkan untuk melatih mahasiswa dalam etiket bersantap formal yang sangat penting saat berkarier di dunia profesional nantinya.

"Diplomatic Course tahun ini mengusung tema konflik bersenjata di Sudan dengan tujuan meningkatkan kepekaan mahasiswa PSHI UII terhadap persoalan umat Islam di negara lain serta memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai dinamika diplomasi dan negosiasi antara negara-negara Islam yang tergabung dalam OKI," kata Ketua PSHI UII, Karina Utami Dewi.

Ia juga menambahkan kegiatan ini secara konsisten dilaksanakan setiap tahun sebagai salah satu program unggulan bagi mahasiswa HI UII. "Kegiatan ini sangat penting untuk melatih keahlian negosiasi, problem solving, public speaking terutama dalam Bahasa Inggris, serta menyusun dan menulis argumen yang sistematis yang akan bermanfaat untuk mahasiswa," jelas dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement