Kamis 03 Aug 2023 16:02 WIB

Sejumlah Cara Hindari Stres Jelang Operasi Mata

Pasien berhak mendapatkan informasi sejelas-jelasnya dari dokter.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Fernan Rahadi
Mata (ilustrasi)
Foto: www.freepik.com
Mata (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Operasi kata harus dilalui pasien apabila ingin mendapatkan kondisi mata yang lebih baik. Namun menjelang operasi, pasien kerap dibekap stres.

Mengetahui hal tersebut, dokter spesialis mata, Sophia Pujiastuti memberikan sejumlah saran yang akan memastikan pasien lebih rileks saat menjalani operasi. Setidaknya ada beberapa langkah bebas stres yang ingin disampaikan pendiri SILC Lasik Center tersebut. 

Langkah pertama dengan menggali informasi sedalam mungkin dari sumber yang tepat. Hal ini terutama informasi masalah mata dari dokternya langsung. "Internet memang menyediakan begitu banyak informasi, sehingga Anda bisa browsing tanpa batas. Namun, semakin sering browsing, bisa jadi Anda malah semakin bingung. Sebab, beberapa sumber berbeda menyuguhkan informasi yang juga berbeda. Karena itu, pilih sumber informasi paling tepat, yaitu dokter," katanya dalam pesan resmi yang diterima Republika. 

Menurut Sophia, pasien berhak mendapatkan informasi sejelas-jelasnya dari dokter. Oleh karena itu, pasien diharapkan tidak ragu untuk menanyakan hal-hal yang mengganggu pikiran termasuk yang terkesan sangat sepele. Hal ini terutama informasi tentang prosedur operasi mata, risiko komplikasi, durasi waktu pemulihan dan lain-lain.

Sebelum operasi, klinik biasanya akan melakukan berbagai pemeriksaan awal terlebih dahulu. Klinik harus memastikan bahwa calon pasien layak untuk menjalani operasi. Sesudah dinyatakan layak, klinik akan memberi edukasi dan informasi secara detail. 

Namun perlu diingat, kata dia, tingkat keberhasilan operasi mata juga sangat tergantung pada tingkat kepatuhan pasien. Dokter akan memberi informasi tentang hal-hal yang harus dilakukan sebelum operasi, di hari operasi, dan sesudah operasi. Jika dilanggar, bisa-bisa terjadi infeksi atau peradangan.

Langkah kedua adalah dengan memilih klinik tepercaya. Saat ini tersedia begitu banyak klinik mata dan poli mata di rumah sakit yang menyediakan layanan operasi mata. Semua mengklaim sebagai yang terbaik. 

Untuk menemukan klinik mata yang bagus adalah dengan melihat standar prosedur operasi yang menjadi panduan bagi semua dokter mata yang bekerja di satu klinik. Hal ini penting agar siapa pun dokter yang menangani, hasil operasinya akan sesuai standar yang diharapkan. Panduan tersebut juga berfungsi untuk memagari agar tidak terjadi hal-hal di luar ekspektasi.

Di samping itu, pasien juga harus memilih klinik yang menggunakan mesin berteknologi terkini dengan tingkat akurasi yang tinggi. Hal ini bertujuan agar hasil operasi bisa maksimal. Kemudian hal tak kalah penting, yakni klinik tersebut digawangi oleh dokter mata yang berpengalaman.

Selain itu, pasien juga harus tahu klinik mata yang menawarkan harga terjangkau. Hal ini penting karena biaya menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kecemasan. "Klinik yang dilengkapi mesin berteknologi canggih tak harus menetapkan biaya sangat tinggi, kok. Hanya saja, memang tidak bisa murah, karena segala kelengkapan masih dibeli dari luar negeri," kata Sophia. 

Langkah selanjutnya dengan mencari dokter yang tepat. Hal ini dapat dilihat dengan mempelajari ulasan dari pasien-pasien lainnya. 

Kemudian langkah berikutnya dengan fokus pada tujuan. Itu artinya jenis operasi mata tentu disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Jika seseorang mengalami gangguan miopia (rabun jauh), hiperopia (rabun dekat), dan astigmatisme (gangguan penglihatan akibat kelainan pada kelengkungan kornea atau lensa mata), maka membutuhkan operasi agar penglihatan kembali normal. 

"Karena itu, ketika rasa stres menyerang, fokuslah kembali pada tujuan operasi. Ditambah bekal informasi yang tepat, Anda akan bisa menjalani operasi mata tanpa rasa takut dan khawatir lagi," kata dia menambahkan.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement