Jumat 11 Aug 2023 17:28 WIB

Anggota Paskibra Meninggal Seusai Latihan, Disdikpora DIY: Semua Harus Evaluasi

Siswa yang mengikuti latihan Paskibra ini diminta memberitahukan kondisi kesehatan.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi
Paskibra/ilustrasi
Paskibra/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Salah satu anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) dari SMK Negeri 2 Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY meninggal dunia seusai menjalani latihan. Siswi bernama Tung Aulia Delfi Safitri (16) tersebut meninggal dunia setelah menjalani latihan paskibra di Lapangan Hargomulyo, Gedangsari, Rabu (9/8/2023).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Didik Wardaya mengatakan, akan dilakukan evaluasi menyusul adanya siswa yang meninggal seusai latihan paskibra ini.

Baca Juga

Meski begitu, evaluasi harus dilakukan dengan banyak pihak mengingat paskibra merupakan program serentak di seluruh Indonesia. Artinya, evaluasi harus melibatkan stakeholder di tingkat provinsi maupun di tingkat pusat (nasional). 

"Evaluasi tentunya dilakukan dan itu tidak hanya di dinas pendidikan sendiri. Ini melibatkan Kesbangpol, melibatkan BPIP, melibatkan berbagai pihak. Kalau evaluasi tentunya baik nasional maupun provinsi," kata Didik saat dikonfirmasi, Jumat (11/8/2023).

Terkait dengan perlu dikuranginya porsi latihan paskibra ini, Didik menuturkan bahwa yang tahu, yakni dari pelatih paskibra itu sendiri.

Lebih lanjut, Didik juga menegaskan agar siswa-siswi yang mengikuti latihan paskibra ini memberitahukan kondisi kesehatannya jika mengalami masalah. Termasuk jika mengalami kelelahan, diharapkan dapat memberitahukan kondisi tersebut terutama kepada pelatih agar segera mendapat pertolongan.

"Kalau memang kondisinya tidak sehat atau tidak fit, ya berani menyampaikan untuk menghindari hal-hal seperti itu," ujar Didik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement