Selasa 19 Sep 2023 08:22 WIB

Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya Dinyatakan Siap Digunakan pada Piala Dunia U-17

Eri ingin agar akses jalan masuk gerbang Stadion GBT dibuat mendatar.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Fernan Rahadi
Pekerja menyapu rumput kering di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Ahad (11/6/2023).
Foto: Antara/Moch Asim
Pekerja menyapu rumput kering di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Ahad (11/6/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Sarana dan prasarana (sarpras) Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya siap digunakan sebagai tempat pertandingan Piala Dunia U-17 2023 pada 10 November mendatang. Hal ini diungkapkan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Stadion GBT.

Eri mengatakan, terdapat beberapa hal yang menjadi fokus perbaikan sebelum pelaksanaan Piala Dunia U-17 berlangsung. Salah satunya terkait akses jalan masuk ke dalam area parkiran Stadion GBT. 

Eri ingin agar akses jalan masuk gerbang Stadion GBT dibuat mendatar. Hal ini bertujuan agar tidak menyulitkan kendaraan roda empat masuk. "Jadi biar mobil masuk nggak agak miring begitu ya. Karena agak tinggi, ketika mobilnya sedan pasti agak manuver berbelok, ini yang saya evaluasi," kata Eri. 

Selain itu, dia juga meminta kepada jajarannya di Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera memperbaiki fasilitas toilet yang ada di Stadion GBT. Hal ini terutama bagian penerangan, kualitas air, hingga kebersihannya. Ia memastikan, setiap pintu masuk juga harus diterangi lampu dan tersedia mushala. 

Selain penerangan di setiap pintu masuk penonton, Eri juga ingin tanaman di sekitar Stadion GBT ditata ulang agar tampak rapi dan nyaman. Hal ini karen ada sebagian tanaman di pagar Stadion GBT kurang rapi. 

Menurut Eri, fasilitas di Stadion GBT secara keseluruhan sudah siap 100 persen menyambut Piala Dunia U-17 pada November 2023 mendatang. Namun dia ingin fasilitas-fasilitas itu disempurnakan lagi agar penonton yang datang ke Stadion GBT merasa nyaman. Satu  di antaranya seperti lampu di toilet yang kurang terang. 

Perbaikan-perbaikan minor tersebut dipastikan selesai pada pekan kedua Oktober 2023 mendatang. Selanjutnya, pemkot akan menyiapkan alternatif-alternatif jalan menuju ke Stadion GBT. 

Menurut dia, akses ke Stadion GBT ada yang bisa langsung melalui jalan tol dan jalan umum lain. Pihaknya juga akan melaksanakan rekayasa lalu lintas dengan Dishub. Hal ini terutama terkait semua transportasi yang menuju ke Stadion GBT.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati menyampaikan, beberapa perbaikan akan dilakukan di Stadion GBT di antaranya toilet di area tribun penonton. Sejauh ini, kata Wiwiek, belum ada rekomendasi perbaikan khusus dari FIFA. 

Khusus di tribun penonton, kata dia, pihaknya hanya perlu merapikan. Kemudian ada penggantian fasilitas di toilet. Parkiran di stadion juga sedang diaspal untuk sedikit perbaikan. 

Ia menambahkan, fasilitas lapangan yang akan digunakan untuk tempat latihan ofisial sama seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya. Hal ini terutama fi lapangan A dan C di Stadion GBT, Lapangan Thor (Gelora Pancasila) serta Gelora 10 November. "Sejauh ini belum ada rekomendasi dari FIFA, lapangan lebih-lebih juga sudah aman," jelasnya dalam pesan resmi yang diterima Republika. 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement