Ahad 24 Sep 2023 06:57 WIB

Update Data Korban Kecelakaan di Bawen: 4 Meninggal, 7 Luka Berat, 11 Luka Ringan

Rem truk diduga tidak berfungsi sehingga menabrak sejumlah kendaraan.

Polisi dibantu warga mengevakuasi sepeda motor yang tertabrak truk blong di simpang exit tol Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Tiga orang meninggal dunia dalam kecelakaan yang diduga dipicu truk yang mengalami rem blong.Sabtu (23/9/2023).
Foto: Republika/ Bowo Pribadi
Polisi dibantu warga mengevakuasi sepeda motor yang tertabrak truk blong di simpang exit tol Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Tiga orang meninggal dunia dalam kecelakaan yang diduga dipicu truk yang mengalami rem blong.Sabtu (23/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Korban tewas dalam kecelakaan truk yang menabrak sejumlah kendaraan bermotor di simpang exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (23/9/2023) malam, bertambah satu orang.

"Informasinya bertambah satu, meninggal di rumah sakit. Total empat yang meninggal dunia," kata Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra.

Selain korban meninggal dunia, kata dia, terdapat tujuh korban luka berat dan sebelas orang mengalami luka ringan.  Korban luka dalam kejadian nahas tersebut dievakuasi ke RS At Tin Bawen dan RS Ken Saras.

Menurut dia, pengemudi truk berinisial AR juga sudah diamankan untuk dimintai keterangan. Dugaan sementara, lanjut dia, kecelakaan di ruas jalan nasional tersebut akibat rem truk yang tidak berfungsi.

 

Sebuah truk menabrak sejumlah mobil dan sepeda motor di lampu lalu lintas di persimpangan Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Sabtu. Truk bernomor polisi AD 8911 IA melaju dari arah utara ke selatan di jalur yang menurun.

Ketika sampai di simpang exit Tol Bawen, rem truk diduga tidak berfungsi sehingga menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti di lampu lalu lintas tersebut.

Setidaknya empat mobil dan sembilan sepeda motor tertabrak truk yang melaju tak terkendali itu. Tiga pengendara dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement