Ahad 24 Sep 2023 10:15 WIB

Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Menegangkan Laka di Bawen, Truk Melaju tak Terkendali

Kondisi jalan menurun sejak dari Dusun Semilir hingga lokasi kecelakaan.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Yusuf Assidiq
Tangkapan layar saat kecelakaan yang melibatkan 13 kendaraan di Exit Tol Bawen.
Foto: Istimewa
Tangkapan layar saat kecelakaan yang melibatkan 13 kendaraan di Exit Tol Bawen.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN --- Kecelakaan maut terjadi di simpang Exit Tol Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Sabyu (23/9/2023) malam. Kecelakaan yang melibatkan lima mobil dan sembilan sepeda motor ini mengakibatkan empat orang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian.

Nardi (42 tahun), salah seorang pengendara yang juga saksi mata, menuturkan detik-detik kecelakaan tersebut. Ia menceritakan, truk bernomor polisi AD 8911 IA  diduga sudah mengalami rem blong sejak dari depan Dusun Semilir, atau sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.

Menurut dia, truk tanpa muatan yang melaju dari arah Semarang itu ditengarai sudah mengalami mal fungsi rem beberapa saat setelah melaju di jalam menurun sebelum simpang Bawen.

"Karena truk sudah membunyikan klakson tanpa putus, sejak dari depan Dusun Semilir," katnya.

Laju truk, lanjutnya, juga terlihat tidak terkendali karena kondisi jalan memang menurun sejak dari Dusun Semilir  hingga lokasi kecelakaan.

Pada saat yang sama, lampu traffic light (TL) di simpang exit tol Bawen banyak kendaraan yang sedang berhenti karena lampu sedang menyala merah. Truk yang terus melaju akhirnya menabrak belasan kendaraan yang berhenti di simpang exit tol Bawen.

"Banyak  sepeda motor yang tertabrak dan beberapa di antaranya juga terseret hingga belasan meter dari lokasi kecelakaan dengan posisi di bawah truk," katanya.

Salah seorang pengendara sepeda motor yang selamat dari musibah ini, Dewi (24) juga mengungkapkan, saat berhenti di TL simpang exit tol Bawen memang mendengar suara klakson panjang.

"Saya memang mendengar suara klakson panjang, tetapi tidak bisa apa- apa karena kendaraan yang berhenti di lampu TL banyak dan cukup rapat," kata dia menjelaskan.

Setelah itu, ia mendengar suara benturan keras dari arah belakang dan ternyata sejumlah kendaraan telah tertabrak truk tersebut dari arah belakang.

Beruntung, meski sempat tersenggol kendaraan lain yang tertabrak, ia tidak mengalami luka-luka. "Sempat terbentur pembatas jalan tetapi tidak apa-apa," ujar Dewi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan yang dipicu truk blong terjadi di simpang exit tol Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement