Sabtu 07 Oct 2023 23:18 WIB

Sultan HB X Sebut Karnaval WJNC 2023 Gambarkan Harmoni Yogyakarta

Karnaval melibatkan 800 peserta dari berbagai latar belakang profesi.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Yusuf Assidiq
  Suasana kepadatan puncak perayaan HUT Kota Yogyakarta ke-267 di sekitaran Tugu Yogyakarta, Sabtu (7/10/2023) malam.
Foto: Febrianto Adi Saputro
Suasana kepadatan puncak perayaan HUT Kota Yogyakarta ke-267 di sekitaran Tugu Yogyakarta, Sabtu (7/10/2023) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X membuka Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2023 di sekitaran Tugu Yogyakarta pada Sabtu (7/10/2023) malam. Dalam sambutannya, Sultan berharap kegiatan ini menjadi ajang refleksi bagi masyarakat Kota Yogyakarta.

"Kolaborasi karya seni kreatif ini hendaknya dijadikan media refleksi jati diri masyarakat. Substansinya bermuara pada harapan agar proses menjadikannya Negeri Yogyakarta tetap berakar kuat pada kelahirannya," kata Sultan HB X, Sabtu.

Tema yang diangkat dalam WJNC 2023 adalah 'Pandawa Mahabiseka'. Sultan mengatakan tema tersebut mencerminkan simfoni penuh makna seiring semangat bijaknya kepemimpinan.

"Tema ini seakan menjadi undangan universal  yang berisi pesan kepada segenap warga kota jogjakarta untuk senantiasa merajut kekuatan dalam meniti alur liku kehidupan," tegasnya.

 

Sultan menambahkan, WJNC merupakan ajang interaksi antarbudaya traditional wayang dengan media modern karnaval. Karnaval tersaji dalam orkestrasi 14 kemantren yang merefleksikan figur-figur pewayangan.

"Karvanal ini diharapkan menjadi hiburan yang menyejukan untuk menggambarkan harmoni Yogyakarta," ungkap Sultan.

Karnaval melibatkan 800 peserta dari berbagai latar belakang profesi.  Sultan mengajak masyarakat untuk meresapi makna rangkaian pewayangan melalui visualisasi populer karya kreatif warga Yogyakarta.

"Untuk itu seiring momentum ini pula saya turut mangayubagyo dan mengucapkan selamat ulang tahun ke-267 Kota Yogya. Dirgahayu-lah Kota Yogyakarta beserta seluruh warga kotanya," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement