Rabu 11 Oct 2023 14:42 WIB

Seniman Tradisional Miliki Peluang pada Era Teknologi Digital

Teknologi menawarkan kemudahan dan aksesibilitas yang tinggi.

Pertunjukan wayang kulit (ilustrasi)
Foto: Antara/Septianda Perdana
Pertunjukan wayang kulit (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Pariwisata Universitas Sebelas Maret Surakarta Bambang Irawan mengatakan bahwa perkembangan teknologi memiliki peluang dan tantangan bagi seniman tradisi dan industri hiburan tradisional saat ini.

Menurut Bambang, perkembangan teknologi dapat menjadi peluang bagi industri hiburan tradisional untuk tetap bertahan dan berkembang. Sebab, teknologi menawarkan kemudahan dan aksesibilitas yang tinggi.

"Perkembangan teknologi dapat membantu hiburan tradisional untuk menjangkau lebih banyak penonton, tentu ini dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap hiburan tradisional," kata Bambang.

Teknologi pun memberikan platform yang lebih besar bagi seniman tradisi untuk memperkenalkan karya mereka ke khalayak yang lebih luas, baik tingkat nasional maupun internasional. Media sosial seperti Youtube dan Instagram telah menjadi alat yang kuat dalam mempromosikan karya seni tradisional.

 

 

Bambang mencontohkan Seni Ketoprak Balekambang di Solo, Jawa Tengah, dan wayang kulit yang kini dapat dinikmati melalui media digital, sebagai bukti nyata bahwa seniman yang cerdas dapat menggabungkan tradisi dengan teknologi untuk mencapai keberhasilan luar biasa.

“Seni Ketoprak Balekambang di Solo, yang dulu mungkin penontonnya cuma bisa 10 setiap hari sekarang memiliki jutaan pengikut di Youtube dan menghasilkan pendapatan dari sana," ujarnya.

Ia mengatakan perkembangan teknologi dapat membantu hiburan tradisional untuk menjadi lebih menarik, misalnya dengan menggabungkan unsur-unsur tradisional dengan unsur-unsur modern.

Namun, Bambang juga mengatakan bahwa perkembangan teknologi juga memberikan tantangan bagi seniman dan hiburan tradisional.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement