Senin 30 Oct 2023 03:54 WIB

Terdampak Kebakaran Gunung Merbabu, 391 Jiwa Mengungsi

Petugas medis sudah disiapkan selama 24 jam.

Warga Dusun Ngaduman, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, dievakuasi akibat lingkungan mereka terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lereng Merbabu.
Foto: Republika/Bowo pribadi
Warga Dusun Ngaduman, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, dievakuasi akibat lingkungan mereka terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lereng Merbabu.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mencatat 391 warga dua desa telah diungsikan akibat terdampak kebakaran Gunung Merbabu.

Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro mengatakan, ratusan orang yang diungsikan tersebut masing-masing berasal dari Desa Batur dan Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

"Sebanyak 91 orang mengungsi di Balai Desa Batur, sisanya ke rumah-rumah tetangga," kata dia. Asap kebakaran dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan warga.

Oleh karena itu, kata dia, petugas media sudah disiapkan selama 24 jam. Ditambahkan, upaya pemadaman kawasan hutan Merbabu terus dilakukan, yakni berkoordinasi dengan BNPB. Pemerintah berencana melakukan pemadaman dengan menggunakan metode bom air atau water boombing oleh BNPB.

Kebakaran kawasan hutan Gunung Merbabu dilaporkan pertama kali terjadi pada Jumat (27/10) di Desa Sokowolu, Kabupaten Semarang. Kebakaran dilaporkan meluas hingga kawasan puncak yang meliputi Kabupaten Semarang, Boyolali, dan Magelang.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement