Ahad 12 Nov 2023 11:29 WIB

TNI AD Respons Goenawan Mohamad yang Unggah Foto Gibran-TNI dan Pertanyakan Netralitas

TNI AD menyatakan foto itu diambil jauh sebelum Gibran mendaftar pada 7 September.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Fernan Rahadi
Budayawan dan Pendiri Tempo Media Goenawan Mohamad (kanan)
Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
Budayawan dan Pendiri Tempo Media Goenawan Mohamad (kanan)

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO — Akun X atau Twitter resmi sastrawan Goenawan Mohamad yang bernama @gm_gm mengunggah foto Wali Kota Solo Gibran Rakabuming yang sekaligus Bacawapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) bersama sejumlah anggota TNI AD. Dalam unggahan tersebut, ia mempertanyakan soal netralitas TNI. 

Dalam unggahan per Sabtu (11/11/2023) itu, Goenawan menarasikan bahwa para perwira AD datang ke Solo untuk menghadap Gibran. Ia juga menyebut putra sulung presiden Jokowi tersebut memang disiapkan untuk menang. 

Baca Juga

"Perwira-perwira AD ini datang ke Solo menghadap Gibran, calon wapres yang sedang disiapkan untuk menang. Netralitas TNI?" tulis Goenawan Mohamad dilihat Republika.co.id, Ahad (12/11/2023). 

Unggahan tersebut pun mendapat balasan dari akun resmi X TNI Angkatan Darat @tni_ad. Akun tersebut menyebutkan bahwa kunjungan tersebut jauh sebelum Gibran mendaftar sebagai cawapres Prabowo pada 7 September lalu. 

 

"Yth Bapak Goenawan Mohamad, dengan segala kerendahan hati, Dinas Penerangan Angkatan Darat perlu mengklarifikasi: bahwa foto ini diambil dalam kegiatan On The Job Training (OJT) Wilayah Pertahanan (Wilhan) Perwira siswa Dikreg LXIII Seskoad yang dilakukan dari tanggal 4-8 September 2023 dengan sasaran 10 Kodim di wilayah Kodam IV/Diponegoro. Termasuk di dalamnya Kodim 0726/ Sukoharjo dan Kodim 0735/Solo," tulis akun tersebut. 

"Foto ini diambil dalam rangkaian kegiatan kunjungan ke beberapa objek seperti Pemkot Sukoharjo, Sritex, Konimex, dan Pemkot Solo. Kehadiran Wali Kota Solo dalam foto itu tidak ada kaitannya dengan status sebagai capres/cawapres, karena foto itu diambil tanggal 7 September 2023 sebelum wali kota Solo diajukan dan mendaftarkan diri ke KPU sebagai cawapres," tulisnya melanjutkan. 

Akun resmi TNI AD tersebut juga menegaskan netralitasnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Ia juga mengajak untuk menyukseskan pesta demokrasi mendatang dengan damai. 

"TNI AD akan selalu memegang teguh komitmen netralitas TNI sesuai apa yang diamanatkan dalam UU Nomor 34 Tahun 2004, Pasal 39, dan UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Prajurit TNI AD yang Prima, pengawal demokrasi, netral, menuju pemilu 2024 yang damai. Mari bersama-sama kita sukseskan Pemilu 2024. Salam," katanya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement