Ahad 12 Nov 2023 17:07 WIB

Sandiaga Ungkap Harus Kerja Keras Tarik Suara Gen Z di Jateng

Sandiaga telah menyiapkan rencana menarik ceruk suara Gen Z dan milenial.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Fernan Rahadi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno
Foto: Republika/Havid Al Vizki
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Ketua Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Sandiaga Uno mengatakan pihaknya harus bekerja keras untuk menarik suara milenial dan Gen Z di Jawa Tengah.  Hal tersebut menyusul adanya calon yang berasal dari Jawa Tengah lainnya yakni Gibran Rakabuming Raka yang sering dicitrakan sebagai pemimpin muda. 

Hal tersebut diungkapkan oleh sosok yang juga Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif itu ketika ditanya seberapa optimistis pihaknya menang di Jawa Tengah ketika ditemui di Puro Mangkunegaran, Ahad (12/11/2023). 

Baca Juga

"Ya harus kerja keras. Jika kita niatkan ini sebagai ibadah, jika kita dekat dengan amar ma'ruf nahi munkar tetap bermusyawarah dan istiqomah (maka) peluang sangat terbuka pemenangan Pilpres 2024. Kita harus kerja keras karena pemilih di Jateng ini secara tradisional mendukung pak Ganjar. Tapi kita tidak boleh terlena dan semakin bekerja keras untuk memastikan Jateng ini memiliki basis kemenangan Pak Ganjar dan Mahfud," kata Sandiaga di Puro Mangkunegaran, Ahad (12/11/2023). 

Sandiaga juga mengaku telah menyiapkan rencana untuk menarik salah satu ceruk suara dari Gen Z dan milenial. Yakni dengan pendekatan dari sektor ekonomi berbasis digital hingga pariwisata.

 

"Milenial dan Gen Z itu ceruk yang besar. Di kalangan Gen Z, isu kewirausahaan dan ekonomi berbasis food and beverage sangat populer, kita harus tingkatkan juga. Ekonomi kreatif berbasis digital juga harus kita tingkatkan, jadi bukan hanya dari segi umur tapi pemikiran dan gagasan yang harus kita tampung aspirasinya Generasi Z dan milenial," jelasnya. 

Sandiaga menyebut hal itu termasuk salah satu aksi menjaring aspirasi hingga implementasi untuk Indonesia emas 2045. "Sehingga kita bisa terjemahkan program-program mampu memastikan pencapaian indonesia emas sebagai negara maju di 2045 bisa tercapai gerbongnya ini, gerbong Gen Z dan milenial," katanya mengakhiri.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement