Rabu 15 Nov 2023 09:15 WIB

Wow! Aplikasi Karya Tim Mahasiswa Ini Mampu Deteksi Khasiat Tumbuhan Herbal

Aplikasi masih dalam tahap pengembangan dan akan diluncurkan di Google Play.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq
 Aplikasi bernama Herbify karya enam mahasiswa dari empat kampus berbeda se-Malang Raya.
Foto: Dokumen
Aplikasi bernama Herbify karya enam mahasiswa dari empat kampus berbeda se-Malang Raya.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Tim yang beranggotakan enam mahasiswa dari empat kampus berbeda se-Malang Raya membuat aplikasi yang bernama Herbify. Tim berhasil masuk dalam Top 20 Final Capstone Project Bangkit Academy Batch 1 2023, setelah menyisihkan 786 tim se-Indonesia.

Salah satu anggota tim dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Hania Pratiwi Ningrum menyebutkan, informasi yang diterbitkan oleh IPB mengungkapkan Indonesia menjadi rumah bagi 80 persen dari seluruh tanaman obat di dunia. Terdapat sekitar 25 ribu hingga 30 ribu tanaman memiliki potensi sebagai bahan obat.

Oleh karena itu, Indonesia memiliki potensi besar mengembangkan industri herbal. Namun, hingga sekarang untuk menjangkau akses informasi herbal secara luas masih sangat sulit. "Hal ini dapat berdampak pada penyalahgunaan serta penurunan minat masyarakat pada produk herbal," katanya.

Menurut dia, Herbify bergerak untuk membantu masyarakat dalam mengakses informasi menyeluruh tentang semua hal yang berkaitan dengan herbal secara akurat. Herbify memiliki visi untuk membuka potensi penuh Indonesia dalam industri herbal.

 

Caranya yakni dengan menjadikan Herbify sebagai central hub dari semua yang berkaitan dengan herbal. Herbify akan bekerja sama dengan berbagai praktisi herbal, pemerintah, produsen herbal, dan komunitas herbal.

Semua ini ditujukan untuk bersama-sama mewujudkan visi mulia tersebut. Menurut dia, terdapat tiga fitur yang diunggulkan pada aplikasi ini, yaitu Herbal Pedia, Herbal Talk, dan Herbal Store.

Untuk saat ini, aplikasi masih dalam tahap pengembangan dan akan diluncurkan di Google Play sekitar Desember ini. Ada beberapa fitur dari Herbify, misalnya Herbal Pedia.

Ini berisikan kumpulan ensiklopedia mengenai tanaman, herbal dengan sumber terpercaya. Selanjutnya, Herbify akan bekerja sama dengan herbal Materia Medica Batu (MMB).

Konten yang dimuat yaitu seputar pengetahuan mengenai tanaman, khasiat, manfaat, dan cara mengolah tanaman tersebut. Ada pula Herbal Talk, layanan konsultasi dengan dokter yang memiliki keahlian di bidang herbal.

Kemudian juga Herbal Store merupakan layanan yang menyediakan obat obatan herbal terpercaya. Menurut dia, Herbalpedia ini yakni semacam scan deteksi tanaman herbal.

"Jadi misal kita tidak bisa membedakan mana kunyit dan mana kencur, nanti bisa di-scan dan otomatis akan terdeteksi. Semisal tanaman kencur, otomatis akan diarahkan ke penjelasannya mengenai kencur,” jelas dia.

Dengan aplikasi Herbify ini, ia berharap dapat lebih mengenal lagi tentang tumbuhan herbal yang ada di Indonesia. Ia menyayangkan kenyataan banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui manfaat lain dari tanaman herbal.

"Padahal ada banyak tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan dan diolah secara maksimal di Indonesia tanpa harus mengekspornya ke luar negeri," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement