Ahad 19 Nov 2023 18:33 WIB

Jikustik Rilis Single Terakhir Tahun 2023

Lagu 'Aku Bukan Untukmu' hampir dinyanyikan oleh diva Malaysia, Siti Nurhaliza.

Para personel Jikustik
Foto: dokpri
Para personel Jikustik

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Bulan November 2023 menjadi istimewa bagi Jikustik dalam perjalanan musiknya pada era ketiga di blantika musik Indonesia. Setelah merilis single pertama untuk Mini Album Back 4 Good pada bulan Juli 2023, bulan November ini menandai kelengkapan Mini Album 'Back 4 Good' dengan peluncuran single terakhir berjudul "Aku Bukan Untukmu (Rework)".

Sebagai salah satu karya terbaik yang dilahirkan oleh Icha Aji pada tahun 2002, lagu "Aku Bukan Untukmu" ternyata telah menjalani perjalanan panjang sebelum akhirnya dipopulerkan oleh Rossa, dan menjadikannya sebagai salah satu Diva musik di Indonesia. Karya ini memiliki sejarah yang menarik karena karya ini seharusnya menjadi bagian dari salah satu album Jikustik di era pertama Jikustik.

Namun, karena beberapa pertimbangan produser saat itu, lagu "Aku Bukan Untukmu" tidak dimasukkan ke dalam album Jikustik. Setelah itu, "Aku Bukan Untukmu" mendapat perhatian di tingkat internasional dan hampir dinyanyikan oleh Diva Malaysia, Siti Nurhaliza. Namun, karena kendala teknis, Icha Aji memutuskan untuk membatalkan niatnya untuk memberikan lagu ini kepada Siti Nurhaliza.

“Bisa membawa pulang karya ini dan kembali ke rumah di era ketiga Jikustik serta menyanyikannya kembali bersama teman-teman saya di Jikustik adalah suatu kehormatan bagi saya,” ujar Icha Aji, pencipta lagu "Aku Bukan Untukmu (Rework)", pemain bass sekaligus vokalis di Jikustik.

 

Dalam setiap penampilan Jikustik di berbagai kota Indonesia, Icha Aji mengungkapkan bahwa lagu "Aku Bukan Untukmu (Rework)" berasal dari pengalaman pribadinya lebih dari 20 tahun yang lalu. "Sebagai seorang profesional di industri kreatif, terutama di dunia musik, saya meyakini bahwa setiap perjalanan hidup kita harus mampu dielaborasi menjadi sebuah karya yang tidak hanya dapat dinikmati, tetapi bisa menjadi bagian dari perjalanan hidup pendengar musik," kata Icha.

Sebagai salah satu band dengan lebih dari dua dasawarsa pengalaman di industri musik, Jikustik telah mempraktikkan kebijakan inklusif sejak awal perjalanan mereka. Jikustik selalu memberikan kesempatan yang sama kepada semua personel band untuk berkreasi dan memberikan penampilan terbaik kepada para pecinta musik di Indonesia, sekaligus tetap mengikuti aturan atau kaidah Jikustik yang dikenal dengan gaya pop manis mereka yang telah menjadi ciri khas di mata penggemar musik Indonesia.

"Aku Bukan Untukmu (Rework)" sebelumnya dikenal sangat lekat dengan Rossa, penyanyi yang pertama kali membawakan ciptaan Icha Aji. Namun, hal ini menegaskan salah satu nilai yang dipegang teguh oleh seluruh anggota Jikustik sebagai pembelajar yang senantiasa mengeksplorasi setiap ide kreatif. Dengan demikian, Jikustik mampu menciptakan karya-karya baru yang lebih mendalam, melekat, dan meninggalkan kesan yang tak terlupakan bagi para penggemar musik di Indonesia.

"Kembali kerumah adalah istilah yang sangat tepat untuk menggambarkan single pamungkas di Mini Album 'Back 4 Good' ini. Menurut saya, kami berempat berhasil menghadirkan kembali ‘Aku Bukan Untukmu (Rework)’ dengan sentuhan musikal ala Jikustik yang telah menjadi ciri khas Jikustik selama lebih dari dua dasawarsa," ujar gitaris Jikustik, Ardi Nurdin.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement