REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Gadjah Mada (MWA UGM) Pratikno menanggapi soal kritikan mahasiswa yang menobatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai alumnus paling memalukan. Dirinya menilai hal tersebut merupakan hal yang biasa dilakukan mahasiswa.
"Ini wujud kekecewaan kita sebagai mahasiswa UGM juga bahwa sudah hampir dua periode Pak Jokowi memimpin, tapi pada kenyataannya masih banyak permasalahan fundamental yang sampai sekarang belum tuntas terselesaikan," kata Gielbran di UGM, Jumat (8/12/2023) lalu.
Gielbran mengatakan Jokowi dinilai tidak mencerminkan nilai UGM. Ia menjabarkan setidaknya ada tiga indikator Jokowi layak menyandang nominasi tersebut. Pertama, anjloknya demokrasi selama 10 tahun kepemimpinan Jokowi. Kedua, di akhir jabatannya Jokowi menghendaki perpanjangan kekuasaan. Ketiga, terpampang jelasnya dinasti politik.
"Oleh karena itu saya rasa pantas menobatkan alumnus UGM paling memalukan," ucapnya.
"Penyerahan Nominasi Alumnus UGM Paling Memalukan Mr Joko Widodo," isi baliho tersebut.
Rekomendasi
-
Selasa , 06 Jan 2026, 18:03 WIB
Darurat Sampah di Yogyakarta, Kiamat Limbah di Depan Mata
-
-
Selasa , 06 Jan 2026, 15:25 WIBTPA Jatibarang Semarang Kekurangan Ratusan Ton Sampah untuk Diubah Jadi Listrik
-
Selasa , 06 Jan 2026, 14:57 WIBCerita Guru Besar UGM Zainal Arifin Diteror Lewat Telepon, Diancam Ditangkap
-
Selasa , 06 Jan 2026, 13:42 WIBWalhi Yogyakarta Ungkap Kerusakan KBAK Gunungsewu Akibat Industri Pariwisata
-
Selasa , 06 Jan 2026, 13:08 WIBPakar Tata Negara UGM: Kedaulatan Rakyat Terancam Jika Pilkada Dipilih DPRD
-