Ahad 04 Feb 2024 23:54 WIB

Dinkes Surabaya Antisipasi Anggota KPPS yang Sakit Saat Bertugas

Ada 57.169 anggota KPPS yang bertugas pada Pemilu 2024 di Kota Surabaya.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Pemeriksaan kesehatan.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
(ILUSTRASI) Pemeriksaan kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Jawa Timur, menyiapkan pelayanan kesehatan terhadap anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024. Dinkes berupaya mengantisipasi adanya anggota KPPS yang sakit atau mengalami gangguan kesehatan saat bertugas.

Dilaporkan ada 57.169 anggota KPPS yang sudah dilantik untuk bertugas di 8.167 tempat pemungutan suara (TPS) wilayah Kota Surabaya. Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, para anggota KPPS ini terlebih dahulu diperiksa kondisi kesehatannya. “Kami melaksanakan proses skrining untuk KPPS,” kata dia, Sabtu (3/2/2024).

Baca Juga

Menurut Nanik, pihaknya akan menyiagakan tim di setiap TPS untuk mengecek kondisi kesehatan anggota KPPS yang bertugas. “Memfasilitasi tim mobil tenaga kesehatan (nakes) untuk memantau petugas TPS,” ujar dia.

Dinkes juga mencantumkan nomor kontak di kecamatan dan kelurahan yang bisa dihubungi 24 jam. Nanik mengatakan, pihaknya juga menyiagakan fasilitas kesehatan untuk menangani anggota KPPS yang sakit atau mengalami gangguan kesehatan saat melaksanakan tugas pemungutan dan perhitungan suara. “Rujukannya itu tingkat pertama di puskesmas dan tingkat kedua di rumah sakit umum daerah (RSUD)," ujarnya.

Menurut Nanik, puskesmas-puskesmas di Kota Surabaya sudah diminta siaga pada hari pemungutan suara nanti untuk memberikan pelayanan bagi anggota KPPS. “Dinkes memfasilitasi dengan mengimbau kepada puskesmas untuk siaga pada hari H pelaksanaan pemilu. Nakesnya terdiri atas dokter dan perawat di setiap puskesmas,” ujar dia.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement