Jumat 15 Mar 2024 20:41 WIB

Lebih dari 100 Titik di DIY Terdampak Hujan Disertai Angin Kencang

BPBD DIY menerima laporan kerusakan dampak hujan disertai angin kencang.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Kondisi cuaca.
Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
(ILUSTRASI) Kondisi cuaca.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Lebih dari 100 titik di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilaporkan terdampak hujan lebat yang disertai angin kencang pada Kamis (14/3/2024). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menerima laporan kerusakan di berbagai daerah akibat dampak hujan dan angin kencang itu.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan BPBD (DIY) Lilik Andi Aryanto mengatakan, hujan yang disertai angin kencang berdampak terhadap sejumlah daerah di empat kabupaten.

Baca Juga

Di Kabupaten Gunungkidul, dilaporkan ada puluhan titik terdampak hujan yang disertai angin kencang. “Wilayah terdampak terdapat 71 titik,” kata Lilik, Jumat (15/3/2024).

Lilik mengatakan, titik terdampak hujan dan angin kencang di Kabupaten Gunungkidul tersebar di wilayah Kapanewon Gedangsari, Kapanewon Karangmojo, Kapanewon Ngawen, Kapanewon Patuk, Kapanewon Playen, Kapanewon Ponjong, Kapanewon Semanu, dan Kapanewon Wonosari.

Akibat dampak hujan dan angin kencang di Gunungkidul, menurut Lilik, dilaporkan ada pohon yang tumbang dan akses jalan pun terganggu. Selain itu, dilaporkan kerusakan rumah, sejumlah fasilitas umum, juga kandang ternak milik warga.

Di wilayah Kabupaten Kulon Progo, dilaporkan ada belasan titik terdampak hujan dan angin kencang. Dilaporkan delapan titik di Kapanewon Nanggulan, serta masing-masing satu titik di Kapanewon Pengasih, Kapanewon Panjatan, dan Kapanewon Sentolo.

Lilik mengatakan, hujan disertai angin kencang di Kulon Progo dilaporkan mengakibatkan pohon tumbang, kendaraan roda empat rusak, juga kerusakan jaringan internet dan jaringan listrik, tiang listrik roboh, serta terganggunya akses jalan.

Di Kabupaten Sleman, dilaporkan ada 13 titik yang terdampak, tersebar di wilayah Kapanewon Ngaglik, Kapanewon Moyudan, dan Kapanewon Wedomartani. 

Sementara di Kabupaten Bantul dilaporkan ada 58 titik yang terdampak, tersebar di wilayah Kapanewon Jetis, Kapanewon Pleret, Kapanewon Imogiri, Kapanewon Pajangan, Kapanewon Bantul, Kapanewon Pandak, Kapanewon Sewon, Kapanewon Bambanglipuro, dan Kapanewon Kasihan.

BPBD DIY mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana akibat kondisi cuaca. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi dalam beberapa hari ke depan masih ada potensi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah DIY.

Saat terjadi hujan deras disertai angin kencang atau petir, Lilik mengimbau masyarakat menghindari pohon besar, tiang listrik, baliho, daerah rawan longsor, dan daerah aliran sungai. “Lakukan pemangkasan pohon lapuk dan cabang berlebih, yang berpotensi mengancam jika terjadi angin kencang,” kata dia.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement