Sabtu 16 Mar 2024 10:09 WIB

Setelah Disengat Tawon Gung, Seorang Kakek di Bantul Meninggal

Tawon gung itu disebut bersarang di rumah korban.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Sarang tawon di rumah warga.
Foto: Musiron/Republika
(ILUSTRASI) Sarang tawon di rumah warga.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL — Seorang warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dikabarkan meninggal dunia setelah disengat tawon gung. Korban, yang bernama Sakiyo Hadi (76 tahun), disengat tawon gung yang bersarang di rumahnya.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan, peristiwa itu terjadi di Sentulrejo, Kalurahan Bawuran, Kapanewon Pleret, pada Jumat (15/3/2024). Berawal saat korban naik ke atas rumah untuk memperbaiki genting. 

Baca Juga

Tanpa sengaja, dikabarkan ada genting yang jatuh dan mengenai sarang tawon di dekatnya. “Akibatnya korban diserang puluhan tawon,” kata Jeffry, Sabtu (16/3/2024).

Menurut Jeffry, keponakan korban yang saat itu berada di lokasi langsung membantu korban untuk turun dari atas rumah. Korban dievakuasi oleh keponakan bersama istri korban. “Karena luka dan sempat pingsan,” ujar dia.

Jeffry mengatakan, korban sempat mendapatkan perawatan jalan dan dibawa kembali ke rumah. Korban merasa badannya sudah merasa lebih enak.

“Lalu, pada sekitar pukul 16.30 WIB, dari anak korban yang menunggui, diketahui korban sudah meninggal dunia,” kata Jeffry.

Mendapat laporan itu, polisi mendatangi lokasi kejadian. Polisi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul pun mengevakuasi sarang tawon agar tidak terulang kejadian serupa yang dapat membahayakan.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement