Sabtu 25 May 2024 19:28 WIB

Dua Pemancing Tewas Tenggelam di Bantul, Warga Diminta Hati-Hati

Jeffry mengingatkan agar pemancing mengetahui dan memperhatikan karakteristik sungai.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi
Korban kapal tenggelam (ilustrasi).
Foto: Antara
Korban kapal tenggelam (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Polres Bantul melaporkan dua pemancing tewas tenggelam dalam tiga hari ini di Kabupaten Bantul. Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan kejadian tersebut menjadi pengingat bagi semua akan bahaya yang mungkin terjadi saat beraktivitas di sekitar perairan. 

Kejadian pertama terjadi pada Selasa (21/5/2024), di mana seorang remaja berinisial HBD (18 tahun) tenggelam di aliran Sungai Progo di Siangan, Triharjo, Pandak, Kabupaten Bantul. 

Kejadian kedua yakni pada 23 Mei, di mana dilaporkan seorang remaja berinisial BK (25 tahun) juga tenggelam di tempuran Sungai Opak dan Oyo, Srihardono, Pundong, Bantul, Kamis (23/5/2024) pagi.

Keduanya tenggelam saat melakukan kegiatan memancing di sungai yang ada di Kabupaten Bantul. Untuk itu, masyarakat diminta berhati-hari, terutama yang beraktivitas di wilayah perairan. 

"Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati lagi pada saat memancing, baiknya tidak berenang atau turun ke sungai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Jeffry, Kamis (23/5/2024). 

Jeffry mengingatkan agar para pemancing mengetahui dan memperhatikan karakteristik sungai. Mulai dari kedalaman sungai, aliran sungai, dan dipastikan apakah ada bekas galian tambang atau tidak. 

Terlebih, bagi pemancing tidak bisa berenang, maka diminta untuk lebih berhati-hati. "Keselamatan harus tetap diutamakan, dan langkah pencegahan harus diambil untuk menghindari kecelakaan serupa terjadi lagi," ucap Jeffry.

Kedua korban tenggelam tersebut ditemukan pada Kamis (23/5/2024) dalam keadaan meninggal dunia. HBD ditemukan tiga hari sejak diketahui tenggelam, dan BK ditemukan pada hari yang sama saat dilaporkan tenggelam. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement