Kamis 27 Mar 2025 13:02 WIB

BAZNAS Kota Yogyakarta Kumpulkan ZIS DSKL Sebesar Rp 11,6 Miliar

Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 17,85 persen dari target yang dicanangkan.

Rep: Wulan Intandari/ Red: Fernan Rahadi
Penerima manfaat beasiswa kader hafidz, Chamila Syaqib Nurkirana (tengah) saat menerima bantuan yang diberikan oleh Baznas Kota Yogyakarta yang diwakili Ketua Baznas Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari (kanan) dan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, Kamis (27/3/2025).
Foto: Wulan Intandari
Penerima manfaat beasiswa kader hafidz, Chamila Syaqib Nurkirana (tengah) saat menerima bantuan yang diberikan oleh Baznas Kota Yogyakarta yang diwakili Ketua Baznas Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari (kanan) dan Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, Kamis (27/3/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta berhasil mengumpulkan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS DSKL) sebesar Rp Rp 11,6 miliar pada tahun 2024/ 1446H.

"Alhamdulillah pengelolaan zakat tahun 2024 secara umum terlaksana dengan baik dan penuh berkah baik secara kuantitatif dari jumlah pungutan maupun kualitatif dari hasil audit," kata Ketua Baznas Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari dalam peringatan hari zakat nasional yang jatuh setiap 27 Ramadhan atau hari ini, Kamis (27/3/2025).

Syamsul menjelaskan jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 17,85 persen dari target yang dicanangkan sebelumnya yakni Rp 10,7 miliar. Semua ZIS DSKL yang terkumpul akan disalurkan dengan rincian perencanaan dan pelaksanaan pentashurufan sejumlah Rp 6,8 miliar. Sedangkan Rp 4,8 miliar merupakan zakat/ infaq mukayyadah yang peruntukannya telah ditetapkan untuk Muzaki/ munfiq termasuk DSKL seperti kurban, fidyah, kafarar, dan lainnya.

Adapun para penerima manfaat pentashurufan itu, pihaknya merinci akan disalurkan kepada fakir sebanyak 5.928 penerima, miskin 6.122 penerima, amil 15 penerima, mualaf 55 penerima, fii Sabilillah 1.290 penerima dan Ibnu Sabil sebanyak 35 penerima.

Begitu pula dengan penyaluran terhadap program antara lain Jogja Peduli 6.405 penerima, Jogja Sehat 47 penerima, Jogja Cerdas 5.614 penerima, Jogja Sejahtera 90 penerima, dan Jogja Taqwa 1.290 penerima.

"Total penerima manfaat pentashurufan tahun 2024/1446 Hijriyah ada 13.446, terdiri atas 11.644 perorangan dan 1.802 kelompok," ujarnya.

Syamsul juga menyampaikan pengelolaan ZIS DSKL tahun 2024/1446 ini telah dilakukan audit keuangan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Pihaknya meraih opini WTP/ Wajar.

"Secara kualitatif audit keuangan, meraih opini WTP/ Wajar sebanyak 14 kali berturut-turut 2011 sampai 2024. Dan audit syariah oleh Dirjen Kemenag RI meraih peringkat sangat baik dari nilai kepatuhan 86,13 dan indeks transparansi 90. Ini merupakan capaian terbaik tingkat nasional," ungkapnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan mengapresiasi komitmen yang ditunjukkan Baznas Kota Yogyakarta dalam mengelola ZIS DSKL.

Sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah, Baznas berfungsi sebagai penghubung antara muzakki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat), dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. Tentu saja Basnas memiliki peran penting dalam pengelolaan ini.

"Kehadiran Baznas dan semangat berzakat dari masyarakat Kota Yogyakarta sangat berarti bagi pembangunan di Kota Yogyakarta. Dengan pengelolaan yang transparan dan program-program yang tepat sasaran, serta dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi dari warga Yogyakarta, zakat diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kemiskinan dan kesenjangan sosial," ucap Wawan.

Dijumpai terpisah, penerima manfaat beasiswa kader hafidz, Chamila Syaqib Nurkirana menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Baznas Kota Yogyakarta. Gadis yang masih duduk di bangku SMP ini mengaku sudah hafal 3 juz Alquran dan akan terus menghafal serta memperdalam ilmunya.

"Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan bantuan ini," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement