Kamis 18 Dec 2025 23:40 WIB

Fakultas Kedokteran Unnes Kirim Dokter, Bidan, Hingga Perawat Bantu Korban Bencana Aceh

Relawan yang dikirim akan dibentuk menjadi dua regu.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengirim tim relawan berjumlah 11 orang untuk membantu penanganan pascabencana di Aceh, Senin (15/12/2025). Tim tersebut berasal dari Fakultas Kedokteran Unnes dan terdiri dari dokter, bidan, hingga tenaga kesehatan.
Foto: Dok Unnes
Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengirim tim relawan berjumlah 11 orang untuk membantu penanganan pascabencana di Aceh, Senin (15/12/2025). Tim tersebut berasal dari Fakultas Kedokteran Unnes dan terdiri dari dokter, bidan, hingga tenaga kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan mengirim tim relawan medis ke dua daerah yang terdampak banjir bandang di Aceh, yakni Langsa dan Bener Meriah. Tim tersebut berasal dari Fakultas Kedokteran (FK) Unnes dan terdiri dari dokter dengan berbagai keahlian, bidan, perawat, serta tenaga pendukung kesehatan. 

"Atas nama pimpinan universitas, saya berpesan agar bapak dan ibu menjaga kesehatan selama bertugas, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Penugasan ini membawa nama Unnes, maka mohon komunikasi terus terjalin dengan baik," ungkap Wakil Rektor Unnes, Nur Qudus, ketika melepas tim relawam di Gedung Rektorat Unnes, Senin (15/12/2025). 

 

Nur juga mendoakan agar seluruh relawan diberikan kelancaran dan keselamatan selama menjalankan tugas kemanusiaan di lokasi bencana. Tim FK Unnes yang akan dikirim ke Aceh terdiri dari 11 orang dan bakal dibagi menjadi dua regu. Mereka dijadwalkan bertolak ke Aceh pada Selasa (16/12/2025) dan akan bertugas hingga Ahad (21/12/2025). 

 

"Para relawan akan melaksanakan layanan kesehatan dan pendampingan masyarakat sesuai kebutuhan di wilayah terdampak bencana," kata Kepala Humas Unnes Rachmat Petuguran. 

 

Dia menerangkan, pengiriman tim relawan itu merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat Tahun Anggaran 2025 Prioritas II yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Hal itu tertuang dalam Pengumuman Nomor 1737/C3/AL.04/2025 tanggal 12 Desember 2025. Unnes menjadi salah satu perguruan tinggi yang terlibat dalam program tersebut.

 

Rachmat mengungkapkan, selain pengiriman relawan, sebelumnya Unnes telah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana Sumatera. "Hingga 3 Desember 2025, donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp170.500.000 dan telah disalurkan seluruhnya melalui mitra perguruan tinggi di wilayah terdampak, yaitu Universitas Syiah Kuala (USK) di Aceh, Universitas Sumatera Utara (USU) di Sumatera Utara, dan Universitas Negeri Padang (UNP) di Sumatera Barat," ucapnya. 

 

Dia menambahkan, meski dana terhimpun telah disalurkan, Unnes masih membuka pengumpulan donasi untuk korban bencana Sumatera. Detail informasi mengenai hal itu diunggah di akun media sosial Unnes. 

 

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin hari ini, jumlah korban tewas akibat bencana Sumatera mencapai 1.030 jiwa. Sementara korban hilang sebanyak 206 orang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement