Rabu 04 Mar 2026 19:26 WIB

Empat Penambang di Magelang Hilang Terseret Banjir Lahir Dingin Gunung Merapi

Enam petani yang mengalami luka-luka akibat lahar dingin.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Lahar dingin Gunung Merapi
Foto: Antara
Lahar dingin Gunung Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Hujan deras yang melanda kawasan puncak Gunung Merapi pada Selasa (3/3/26) siang hingga sore memicu banjir lahar dingin di aliran sungai Senowo (sisi barat daya Merapi), Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kejadian itu menyebabkan empat penambang yang sedang beraktivitas di area bantaran sungai Senowo hilang terseret arus lahar dingin. 

"Kami menerima laporan pada Selasa sore sekitar pukul 4 sore telah terjadi bencana lahar dingin yang menyeret empat penambang di sungai Senowo. Saat ini kami telah mengirimkan satu tim dari Unit Siaga SAR Magelang untuk melakukan pencarian," ungkap Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

Selain empat korban hilang, telah tercatat satu warga tewas dan enam petani yang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut. Identitas korban tewas maupun hilang telah teridentifikasi.

Kempat penambang pasir yang hilang adalah Maryuni, Heru, dan Hasyim, warga Dukuh Krinjing, Desa Dukun, serta Fuad yang merupakan warga Srumbung. Semuanya adalah warga Kabupaten Magelang. Sedangkan identitas korban meninggal dunia adalah Iman Setiawan (21 tahun), warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement