Rabu 04 Mar 2026 21:55 WIB

2 dari 4 Penambang Pasir yang Hilang Terseret Lahar Dingin Merapi Ditemukan Tewas

Dua korban lainnya masih hilang.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
 Tim SAR mengevakuasi dua dari empat penambang pasir yang sebelumnya hilang terseret banjir lahar dingin Gunung Merapi di Sungai Senowo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (4/3/2026). Mereka ditemukan dalam keadaan tewas.
Foto: Dok Kantor SAR Semarang
Tim SAR mengevakuasi dua dari empat penambang pasir yang sebelumnya hilang terseret banjir lahar dingin Gunung Merapi di Sungai Senowo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (4/3/2026). Mereka ditemukan dalam keadaan tewas.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Dua dari empat penambang pasir yang hilang terseret banjir lahar dingin Gunung Merapi di Sungai Senowo (sisi barat daya Merapi), Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng), ditemukan dalam keadaan tewas. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua korban hilang lainnya. 

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengungkapkan, dua korban hilang yang ditemukan dalam keadaan tewas adalah Heru Setyawan (25 tahun) warga Desa Krinjing dan Arif Fuad Hasan (26 tahun) warga Srumbung, Magelang. "Hingga siang ini tim SAR gabungan telah menemukan dan mengevakuasi dua korban atas nama Fuad dan Heru dalam keadaan meninggal dunia. Mereka ditemukan tersangkut di antara batu sungai," ucapnya, Rabu (4/3/2026). 

Baca Juga

"Korban pertama Fuad ditemukan pukul 06:00 pagi di jarak 2,1 kilometer dan korban kedua atas nama Heru, ditemukan di jarak 600 meter dari TKP pukul 07:37 WIB dan selanjutnya dibawa ke RSUD Muntilan," tambah Budiono. 

Dia mengatakan, saat ini terdapat dua korban hilang lagi yang masih dalam proses pencarian. Mereka teridentifikasi bernama Maryuni dan Hasyim. Sebelumnya telah dilaporkan banjir lahar dingin Merapi di sungai Senowo turut menewaskan seorang warga Kota Semarang bernama Iman Setiawan (21 tahun).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement