Jumat 06 Mar 2026 04:28 WIB

Remaja di Makassar Tewas Ditembak Polisi, Kompolnas: Iptu N Menembak tanpa Membidik Bertrand

Iptu N yang sudah menjadi tersangka terkait penembakan itu.

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Karta Raharja Ucu
Ilustrasi polisi.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Ilustrasi polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku sudah mendapatkan rekaman CCTV terkait peristiwa penembakan yang diduga dilakukan Iptu N terhadap Bertrand Eko Prasetyo di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam mengungkapkan, dari analisa sementara rekaman dalam peristiwa itu terlihat Iptu N melepas tembakan tanpa membidik ke arah Bertrand. 

Choirul mengatakan, Iptu N menembak Bertrand yang berujung pada wafatnya pemuda 18 tahun tersebut, Ahad (1/3/2026). Kompolnas, kata Anam, sejak Senin (2/3/2026) sudah berada di Makassar melakukan pengecekan langsung tempat kejadian. 

Baca Juga

Kompolnas juga menemui keluarga korban, dan Iptu N yang sudah menjadi tersangka terkait penembakan itu. Selain itu, Kompolnas juga mendapatkan salinan CCTV yang merekam peristiwa, tetapi CCTV yang didapat berbeda dari yang selama ini beredar di publik. 

Anam mengatakan, CCTV yang dilihat oleh Kompolnas memberikan pandangan lain terkait peristiwa. “Kami mendapatkan CCTV, dengan sudut pandang yang berbeda, lebih jernih, lebih terang menggambarkan peristiwannya, dan lingkungan sekitarnya,” kata Anam dalam siaran pers audio yang diterima wartawan di Jakarta, Kamis (5/3/2026). 

Anam mengatakan, dari analisa sementara rekaman CCTV yang didapat, tampak ada situasi sosial yang merekam anak-anak berada di jalanan. “Dan terus ada petugas kepolisian, dan itu tergambar jelas di CCTV,” ujar Anam. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement