Jumat 13 Mar 2026 04:31 WIB

Kapal Tongkang Tubruk Rumah dan Makam Apung di Sayung Demak

Peristiwa itu terjadi diduga akibat cuaca ekstrem di wilayah perairan di sana.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Dokumentasi kapal tongkang yang menubruk sejumlah rumah dan area makam apung di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Foto: Dok Istimewa
Dokumentasi kapal tongkang yang menubruk sejumlah rumah dan area makam apung di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, DEMAK -- Sebuah kapal tongkang menubruk sejumlah rumah dan area makam apung di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (6/3/2026). Peristiwa itu terjadi diduga akibat cuaca ekstrem di wilayah perairan di sana. 

Warga Dukuh Tambaksari, Wahib, mengungkapkan, sejak 4 Maret 2026, angin kencang disertai hujan memicu gelombang laut besar dan menerjang Dukuh Tambaksari. "Rumah-rumah warga, yang merupakan rumah panggung, di antaranya bertiang kayu, bambu, hingga cor beton, terkena ombak besar, termasuk ombak dari arus balik yang menghantam konstruksi dasar proyek Tol Tanggul Laut Semarang Demak," kata Wahib ketika diwawancara, Selasa (10/3/2026). 

Baca Juga

Dia menambahkan, setelah kejadian itu, seluruh warga, yakni sekitar 12 keluarga, mengungsi ke masjid setempat. "Pada 6 Maret 2026 petang, sebuah kapal tongkang menabrak jembatan (di Tambaksari berfungsi layaknya jalan biasa) yang mengarah ke makam Syekh Mudzakir," ungkap Wahib.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement