Jumat 22 Apr 2022 15:28 WIB

Bupati Semarang Terus Memonitor Pencairan THR oleh Perusahaan di Daerahnya

Sudah ada sedikitnya 162 perusahaan yang menyatakan kesanggupan untuk memberikan THR.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Muhammad Fakhruddin
Bupati  Semarang Terus Memonitor Pencairan THR oleh Perusahaan di Daerahnya (ilustrasi).
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Bupati Semarang Terus Memonitor Pencairan THR oleh Perusahaan di Daerahnya (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,UNGARAN -- Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para apartur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupupaten (Pemkab) Semarang dicairkan seluruhnya pada Jumat (22/4) ini. Total anggaran untuk THR tersebut hingga Rp 42 miliar.

Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha yang dikonfirmasi mengungkapkan, untuk THR bagi ASN sudah disiapkan oleh Pemkab Semarang dan hari ini sudah dicairkan.

Baca Juga

“Kurang lebih untuk THR ASN ini mencapai sekitar Rp 42 miliar,” jelasnya, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022, yang dilaksanakan di Alun- alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Masih terkait dengan THR, Bupati Semarang  juga terus memonitor pelaksanaan pencairan THR oleh perusahaan besar yang ada di Kabupaten Semarang.

 

Dari sekitar 260 perusahaan besar yang ada di daerahnya, sampai saat ini sudah ada sedikitnya 162 perusahaan yang menyatakan kesanggupan untuk memberikan THR secara penuh kepada karyawan.

Termasuk sudah ada perusahaan yang telah mencairkan THR untuk karyawannya. Sedangkan bagi perusahaan yang belum memberikan kesanggupan masih terus dipantau.

Sejauh mana pelaksanaannya terus dipantau oleh Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Semarang dan hak karyawan tersebut dapat dicairkan tepat waktu dan tidak ditunda- tunda.

Sehingga terkait pencairan THR karyawan pada hari Raya idul Fitri kali ini tidak ada permaslahan. “Harapan kita, THR tersebut bisa diberikan tepat waktu ya dan tidak ada permasalahan,” lanjut Ngesti.

Sebab sampai dengan hari ini bupati belum menerima laporan perihal adanya perusahaan yang tidak sanggup memberikan THR kepada karyawannya.

Sehingga THR karyawan dapat segera diselesaikan tepat waktu, sesuai dengan ketentuan yang dikeluarka oleh Pemerintah. “Diharapkan semua perusahaan bisa menyelesaikan kewajiban membayarkan THR ini,” tegasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement