Rabu 31 Aug 2022 14:40 WIB

Wagub Jatim Ajak Generasi Muda Terlibat Akselerasi Pembangunan Daerah

Pulau Jawa masih menjadi lokomotif penting untuk menjaga daya saing negara.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fernan Rahadi
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak generasi muda mengambil peran dalam pembangunan kepemudaan di Jawa Timur. Menurutnya, untuk mengambil peran dalam pembangunan kepemudaan, generasi muda dituntut berakhlak mulia, sehat, cerdas, tangguh, mandiri, dan profesional.
Foto: istimewa
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak generasi muda mengambil peran dalam pembangunan kepemudaan di Jawa Timur. Menurutnya, untuk mengambil peran dalam pembangunan kepemudaan, generasi muda dituntut berakhlak mulia, sehat, cerdas, tangguh, mandiri, dan profesional.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak generasi muda untuk turut serta memaknai kemerdekaan, yang menurutnya dapat diisi dengan keterlibatan dalam akselerasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Akselerasi pembangunan yang dimaksud, lanjut Emil, bukan hanya bicara pembangunan Indonesia di tingkat pusat, tapi bisa dimulai dari pembangunan di daerah.

"Definisi pembangunan Indonesia tidak hanya peran dari pemerintah pusat, melainkan juga ada peran besar dari daerah," kata Emil, Rabu (31/8/2022).

Emil menyampaikan, meskipun Indonesia terus melakukan pemerataan pembangunan daerah dari Sabang sampai Merauke, Pulau Jawa masih menjadi lokomotif penting untuk menjaga daya saing negara. Menurutnya, itu pula yang menjadi sebab Jawa Timur dirancang terlebih dahulu untuk mendapatkan Perpres nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gerbangkertasusila, Bromo-Tengger-Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Emil pun mengingatkan pentingnya kepemimpinan dengan teknokrat untuk membangun daerah, yang nantinya bakal diisi generasi muda saat ini. Agar bisa memajukan daerah, lanjut Emil, pemimpin harus membangun sistem tanpa perlu cari sensasi dan tidak mengejar kemenangan di Pemilu selanjutnya, tetapi lebih fokus membangun generasi penerus.

 

"Kemudian tidak mengedepankan pencitraan, tapi membangun kebersamaan dan memberikan semangat kepada masyarakat," ujarnya. Emil juga menekankan pentingnya paradigma baru posisi daerah menghadapi tren-tren global saat ini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement