Kamis 29 Sep 2022 10:09 WIB

Seorang Kadus Alami Luka Serius Saat Meringkus Maling

Pelaku akhirnya dapat diringkus warga dan diserahkan kepada aparat.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Yusuf Assidiq
Pencurian/Maling (Ilustrasi)
Foto: pixabay
Pencurian/Maling (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Seorang kepala dusun (kadus) di Desa Genting, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mengalami luka serius setelah berusaha menangkap pelaku pencurian yang kepergok sedang mencongkel jendela ruang guru SDN 03 Genting, Rabu (28/9) dini hari.

Nova Putra Setyawan sang kadus, menderita luka tusuk benda tajam di bagian ulu hati dan kepala bagian belakang. Saat itu ia bersama sejumlah warga Dusun Ngrawan yang tengah ronda berusaha mengepung dan menangkap pelaku.

Akibat luka-luka yang dideritanya, ia harus dilarikan warga ke RSUD Gunawan Mangunkusumo (RSGM) Ambarawa untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis rumah sakit setempat.

Sementara itu, pelaku pencurian, yang belakangan diketahui berinisial MN (40), warga Dadapayam, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, akhirnya dapat diringkus oleh warga dan diserahkan kepada aparat Polsek Jambu.

 

Terkait peristiwa penangkapan pelaku pencurian ini dibenarkan oleh Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika HA. “Benar telah diamankan seorang pria yang kepergok sedang mencongkel jendela ruang guru di gedung SDN 03 Genting, dini hari tadi,” jelasnya, di Ungaran, Kabupaten Semarang.

Lebih rinci, kapolres menjelaskan peristiwa pada Rabu dini hari, beberapa warga Dusun Ngrawan beserta kadus setempat, Nova Putra Setyawan, tengah melaksanakan ronda malam rutin untuk menjaga keamanan di lingkungan mereka.

Sekitar pukul 02.10 WIB, mereka mendengar suara kaca pecah yang datang dari arah gedung SDN 03 Genting. Saat itu juga warga bersama dengan kadus segera mencari tahu sumber suara kaca yang pecah tersebut.

Saat mereka tiba di gedung sekolah tersebut melihat seorang pria tak dikenal tengah berupaya membuka paksa salah satu jendela di ruang guru. “Melihat itu, warga selanjutnya berupaya menangkap pria tersebut, termasuk Nova Putra yang juga pemangku lingkungan,” jelasnya.

Dalam upaya penangkapan ini sempat terjadi duel antara Nova dengan pelaku yang menggunakan senjata tajam dan menyerang secara membabi buta. “Hingga akhirnya pelaku sempat melukai kadus tersebut sebelum akhirnya dapat diringkus oleh warga setempat,” ujar Yovan.

Sementara itu, Kapolsek Jambu, AKP M Budiyanto dalam keterangannya menyebutkan, sebelum beraksi di SDN 03 Genting, pelaku juga telah beraksi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sabilul Huda, Dusun Kalitanggi sekitar pukul 01.00 WIB.

Dari madrasah ini pelaku menggasak speaker aktif serta jajanan anak-anak dan mi instan yang ada di ruang koperasi. “Hasil curian tersebut ditemukan di kebun sekitar SDN 03 Genting.” jelasnya.

Budiyanto menambahkan, selain melukai Nova Putra Setyawa, pelaku juga sempat melukai warga lain, yakni Ruwandi yang juga merupakan orang tua Kadus Ngrawan tersebut.

Saat itu, Ruwandi yang berupaya membantu putranya merebut senjata tajam yang dibawa pelaku. Akibatnya, Ruwandi juga menderita luka-luka pada pergelangan tangannya.

“Saat ini pelaku telah diamankan oleh Polsek Jambu guna dimintai keterangan dan guna kepentingan pengembangan penyelidikan, berikut barang bukti hasil pencurian beserta alat yang digunakan oleh pelaku,” tambah kapolsek.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement