Rabu 09 Nov 2022 17:25 WIB

Simulasi Keamanan Muktamar, Polresta Solo Tinjau Stadion Manahan

Khusus Stadion Manahan sebagai lokasi pembukaan dilakukan pengetatan penjagaan.

Rep: c02/ Red: Yusuf Assidiq
Peninjauan venue pembukaan dan penutupan Muktamar oleh Polresta Solo, Rabu (9/11/2022)
Foto: Muhammad Noor Alfian
Peninjauan venue pembukaan dan penutupan Muktamar oleh Polresta Solo, Rabu (9/11/2022)

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Dalam rangka pengamanan jalannya pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan 'Aisyiyah ke-48 di Kota Solo, 19 November mendatang, Polresta Solo menggelar simulasi pengamanan.  Kapolresta Solo, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menjelaskan pengamanan terbagi di beberapa venue acara dan beberapa rute jalan.

Mulai dari penginapan hingga lokasi wisata dan pusat oleh-oleh Kota Solo. Sedangkan fokus pengamanan dilaksanakan dari 18-20 November 2022 dengan jumlah 2,500 personel gabungan dengan jajaran Polda Jawa Tengah.

"Pengamanan akan kami samakan dengan pihak panitia. Karena diprediksi akan ada jutaan orang akan datang. Di berbagai tempat venue kegiatan. Mulai di Stadion Manahan ini, Edutorium UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta), serta GOR (Gedung Olah Raga) UMS," jelas Iwan, Rabu (9/11/2022).

Iwan menjelaskan bahwa khusus Stadion Manahan sebagai lokasi pembukaan akan dilakukan pengetatan penjagaan. Pasalnya direncanakan adanya tamu VVIP, yakni Presiden Joko Widodo, yang turut hadir dan membuka acara tersebut.

Lebih lanjut, untuk kawasan dalam Stadion Manahan akan disterilkan. Kemudian, untuk area parkir akan terbagi di beberapa kantong-kantong parkir yang saat ini masih dikoordinasikan dengan panitia.

"Peserta yang boleh masuk, yang diizinkan karena adanya beberapa kriteria, di antaranya lolos screening dari pemeriksaan pintu masuk. Kemudian, disesuaikan dengan protokol kepresidenan Paspampres," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari pihak panitia muktamar, Ikhwan Susilo menjelaskan, setidaknya ada 18 ribu ribu orang yang akan ke Stadion Manahan. Namun, karena ruang yang tidak mencukupi tidak semua penggembira dapat masuk.

"Kemudian ditambah lagi dengan para pengurus di cabang maupun daerah maupun wilayah. Sehingga mungkin penggembira tidak bisa diakomodasi seluruhnya ke Manahan. kami siapkan di Colomadu untuk bazar dan kemudian juga tentu di beberapa titik agar mereka bisa menikmati termasuk juga nanti akan ada live streaming di YouTube, untuk menyaksikan pembukaan," kata dia.

Dijelaskan ada beberapa kriteria agar peserta diperbolehkan untuk masuk. Setidaknya peserta yang akan masuk harus membawa surat atau undangan. "Antisipasi pengamanan akan kami koordinasi dari Polresta maupun Kokam. Termasuk adanya beberapa titik tenda kesehatan di area Stadion Manahan," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement