Ahad 29 Jan 2023 14:24 WIB

Penjelasan Persis Solo Usai Video Viral Pemain Hajar Terduga Pelaku Pelemparan Batu

Bryan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan aksi bela diri.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Fernan Rahadi
Bus Persis Solo mengalami pelemparan batu usai laga melawan Persita Tangerang, Sabtu (28/1/2023) kemarin
Foto: Dok. Persis Solo
Bus Persis Solo mengalami pelemparan batu usai laga melawan Persita Tangerang, Sabtu (28/1/2023) kemarin

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Usai laga antara Persis Solo dan Persita Tangerang terjadi insiden pelemparan batu pada bus Laskar Sambernyawa. Setelah itu beredar video viral di media sosial berupa pengejaran oleh para pemain dan staf ofisial Persis Solo kepada seorang yang diduga pelaku pelemparan batu. 

Dari video berdurasi 29 detik yang beredar di Twitter dan menjadi trending tersebut terlihat pelaku melarikan diri ke sebuah agen pengiriman paket. Kemudian para pemain hingga staf Persis Solo melakukan pemukulan terhadap seorang yang diduga pelaku tersebut. 

Beberapa pemain yang tampak memukuli terduga pelaku pelemparan yang memakai jaket abu-abu tersebut mulai dari Ferdinan Sinaga, Rian Miziar, Taufiq Febriyanto, dan Shulton Fajar. Namun, salah seorang pemain, Alexis Messidoro mencoba melerai. 

Menanggapi video tersebut, Media Officer Persis Solo Bryan Barcelona mengatakan bahwa hal tersebut merupakan aksi bela diri. Ia mengatakan bahwa yang melakukan pengejaran terdiri dari pemain Laskar Sambernyawa dan staf ofisial Persis Solo. "Itu upaya bela diri karena pelaku adalah salah satu yang ikut melempar," kata Bryan ketika dihubungi, Ahad (29/1/2023).

 

Menurutnya aksi pengejaran tersebut dilakukan untuk meredam oknum yang melempari batu. Setelah itu pun pihaknya langsung membawa terduga pelaku ke Polres Tangerang Selatan. "Kalau kami tidak membela diri, kerumunan masih akan terus melempari. Setelah kita amankan, pelaku kami bawa ke pihak berwajib," katanya.

Sebelumnya, kejadian bermula ketika bus Persis yang berisikan ofisial tim hendak bertolak kembali menuju Solo setelah laga melawan Persita Tangerang, Sabtu (29/1/2023) sore. Namun, sekelompok orang memulai penyerangan terhadap bus Laskar Sambernyawa sekitar jam 18.17 WIB di kawasan Kelapa Dua hingga pintu Tol Panunggangan. 

Akibat dari insiden tersebut, kaca dari bus pecah karena lemparan batu dan juga satu orang petugas ofisial klub mengalami luka ringan. "Insiden ini telah ditangani oleh pihak berwenang yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Polres Tangerang Selatang langsung bergerak untuk mengusut kejadian hari ini," kata Erwin Widianto selaku manajer Laskar Sambernyawa.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement