Senin 30 Jan 2023 08:56 WIB

Bocah Hilang di Selokan Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Brantas

Tim SAR mendatangi lokasi penemuan jenazah sesuai laporan masyarakat.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam di sungai (ilustrasi)
Foto: Kantor SAR Bandung.
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam di sungai (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Bocah perempuan yang dilaporkan hilang di selokan wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang akhirnya ditemukan. Perempuan berusia delapan tahun tersebut ditemukan meninggal di aliran sungai Brantas, Dusun Kecopokan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Ahad (29/1/2023) pagi

Kapolsek Singosari, Kompol Achmad Robial mengatakan, korban atas nama Nasifatul Ula ditemukan oleh warga Waringin Arjo Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Saat itu, warga kelahiran 1977 tersebut tengah mencari ikan di sekitar lokasi. "Dia melihat sesuatu yang mengapung di pinggir Sungai Brantas," kata Achmad Robial saat dikonfirmasi Republika.

Selanjutnya, warga tersebut mencoba mendekati temuan benda mengapung itu. Setelah dilihat ternyata seorang anak yang sudah meninggal dunia. Setelah itu warga tersebut melaporkan ke perangkat Dusun Kecopokan untuk dilanjutkan laporannya ke Polsek Sumberpucung.

Selang beberapa waktu kemudian, tim SAR gabungan mendatangi lokasi penemuan jenazah sesuai laporan masyarakat. Kemudian mereka berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah di Dusun Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

 

Lokasi temuannya berjarak sekitar 36,6 kilometer (km) dari tempat hilangnya korban di Jalan Wisnuwardhana, Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Berikutnya, korban  dibawa ke RSUD Syaiful Anwar (RSSA) Malang dan berhasil diidentifikasi bahwa jenazah merupakan Nasifatul Ula. "Setelah itu korban dibawa oleh keluarganya ke rumah duka untuk dimakamkan," jelasnya.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement