Kamis 09 Feb 2023 15:16 WIB

Bantah Disinformasi, Polisi Sebut Telah Identifikasi Enam Pelaku Kejahatan Jalanan Yogya

Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Yogyakarta.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi
 Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Titik Nol Kilometer Yogyakarta

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Setelah membantah adanya disinformasi yang menyatakan para pelaku kejahatan jalanan di Titik Nol Kilometer, Kota Yogyakarta, telah diamankan, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta menyatakan masih terus mendalami kejahatan jalanan menggunakan senjata tajam tersebut. Kepala Seksi Humas Polresta Yogyakarta, Timbul Sasana Raharjo mengatakan, pihaknya sudah mengidentifikasi pelaku.

"Kita sudah melakukan identifikasi (pelaku), saat ini kan kita belum bisa menyebutkan. Sementara (pelaku) masih diduga enam orang," kata Timbul, Kamis (9/2/2023).

Timbul menyebut, korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Yogyakarta. Laporan korban masuk pada Rabu (8/2/2023) malam. "Laporannya diduga penganiayaan dan pengeroyokan," ujar Timbul.

Pihaknya sendiri sudah meminta keterangan dari korban, termasuk warga yang merekam kejadian tersebut. Pasalnya, video kejadian kejahatan jalanan di Jantung Kota Yogyakarta itu viral di media sosial. Selain itu, pihaknya juga memeriksa CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian. "CCTV sudah diperiksa,"

Hingga saat ini, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan agar pelaku segera diamankan. "Sementara sudah kita periksa (korban, saksi dan CCTV), tapi hasilnya belum," jelasnya.

Untuk korban luka, Timbul menyebut terdiri satu orang. Meski begitu, korban tidak mengalami luka berat, dan hanya mengalami luka ringan. "Enggak (luka berat), hanya luka lecet karena yang dipukulnya (dibacok mengenai) helm (korban)," kata Timbul menambahkan.

Sebelumnya sempat beredar informasi bahwa pihak kepolisian sudah mengamankan terduga pelaku kejahatan jalanan tersebut. Namun, Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharjo, mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar alias merupakan sebuah disinformasi.

Foto enam orang pelaku beredar di media sosial, namun Timbul mengatakan, penangkapan tersebut bukan pelaku kejahatan jalanan di Polresta Yogyakarta. Bahkan, penangkapan tersebut bukan di wilayah kerja Polresta Yogyakarta.

"Bantu meluruskan keenam tersebut bukan pelaku klitih viral di Titik Nol Yogya nggih, itu yang diamankan dari pihak Polsek Sedayu malam Minggu kemarin," kata Timbul, Kamis (9/2/2023).

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement