Rabu 01 Mar 2023 23:46 WIB

Warga Kepulauan Masalembu Krisis Pangan, Pangdam V /Brawijaya Gerakkan Pasukan

Pimpinan TNI telah memerintahkan agar militer berperan aktif mengatasi krisis pangan.

Pasukan TNI mengirimkan bantuan untuk warga di gugusan Kepulauan Masalembu, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Jatim) yang mengalami krisis pangan akibat cuaca buruk dalam tiga pekan terakhir ini.
Foto: Dok. TNI
Pasukan TNI mengirimkan bantuan untuk warga di gugusan Kepulauan Masalembu, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Jatim) yang mengalami krisis pangan akibat cuaca buruk dalam tiga pekan terakhir ini.

REPUBLIKA.CO.ID, MASALEMBU -- Warga di gugusan Kepulauan Masalembu, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Jatim) mengalami krisis pangan akibat cuaca buruk dalam tiga pekan terakhir ini. Itu membuat pengiriman bahan logistik ke wilayah kepulauan di Laut Jawa itu pun terkendala.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf menggalang bantuan bahan pangan bekerjasama dengan Forkopimda Jatim, Polda Jatim dan jajaran TNI Angkatan Laut.

Baca Juga

"Tadi sore sejumlah bahan pangan sudah dikirim ke wilayah itu untuk mengatasi krisis pangan yang dialami warga setempat dengan KRI Malahayati-326. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang melepas bantuan logistik itu menuju ke Kepulauan Masalembou," ujarnya, Rabu (1/3/2023).

Farid menyampaikan, Rabu sore tadi sebanyak 10 ton beras, 700 kaleng Sarden, 5 ton gula, 10 ribu dus mie instan dan dua ribu liter minyak goreng telah diangkut ke Kepulauan Masalembu.

Namun karena keterbatasan daya angkut KRI, sejumlah bahan pangan yakni 10 ton beras dari Forkopimpda Provinsi Jatim, tiga ton beras dari Pangdam V/Brawijaya dan dua ton beras dari Bupati Sumenep tidak bisa lagi terangkut.

"Informasi yang kami terima dari kapten kapal, Letkol Laut (P) Fuad Hassan kapasitas angkut terbatas, karena kapal lego jangkar di Masalembo dan tidak bisa sandar. sehingga serah terima dilaksanakan di laut melalui kapal ke kapal," kata Mayjen TNI Farid Makruf.

Ia juga telah melaporkan situasi krisis pangan ini kepada Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurrachman dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

Pimpinan TNI telah memerintahkan agar TNI berperan aktif mengatasi krisis pangan itu bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jatim, Polda Jatim dan pihak lainnya agar segera dapat diselesaikan.

"Baik Panglima TNI dan Kasad telah memerintahkan, kami terlibat aktif dalam menyelesaikan krisis pangan ini bahkan bila perlu ada beberapa kapal perang dari TNI Angkatan Laut yang dikerahkan untuk mengangkut bahan pangan ke Kepulauan Masalembu," kata dia.

Mantan Kepala Penerangan Kopassus itu berharap dengan sinergi semua pihak krisis pangan ini bisa segera diselesaikan.

Dilansir dari Antara, Pulau Masalambo berjarak sekitar 130 mil laut dari Kota Sumenep. Ketika cuaca buruk menerpa, maka distribusi barang menuju pulau itu tersendat. Kapal juga berhenti menyeberang laut, dan barang kebutuhan bahan pokok menjadi langka.

 

Kapal Sabuk Nusantara 92 yang biasa melayani angkutan barang dan orang kepulauan tidak berlayar sejak cuaca buruk melanda dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan larangan berlayar.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement