Jumat 03 Mar 2023 16:46 WIB

Bengawan Solo Meluap, Lebih 1.000 Hektare Sawah di Sragen Terendam Banjir

Banjir juga menggenangi rumah, perkantoran, hingga jembatan.

Foto udara tanaman padi yang terendam banjir (ilustrasi)
Foto: Antara/Jojon
Foto udara tanaman padi yang terendam banjir (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Lebih dari 1.000 hektare sawah di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, terendam banjir akibat meluapnya air di Sungai Bengawan Solo sejak Rabu (1/3) petang. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen Agus Cahyono mengatakan sawah-sawah yang terendam banjir itu tersebar di delapan kecamatan.

Antara lain Kecamatan Masaran, Plupuh, Sidoharjo, Tanon, Gawan, Sragen, Sukodono, dan Sambung Macan. Selain sawah, dikatakannya, banjir juga menggenangi rumah, perkantoran, hingga jembatan.

Untuk jumlah warga yang terdampak banjir yang sudah berlangsung selama tiga hari tersebut sebanyak 11.185 jiwa. Salah satu petani Hasan (39) mengatakan lahan padi miliknya seluas 1.800 m2 terendam banjir.

Padahal tanaman padi milik warga Dukuh Tugu, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen tersebut, sudah dipanen dan tinggal diangkut. "Ini masih ada padinya tapi kebalik dan terendam banjir, ditumpuk karena panennya kan Selasa sore, terus ditinggal di sawah malah kehujanan," ujarnya.

Ia mengatakan biasanya sawah miliknya menghasilkan padi sekitar 1,5 ton. Namun akibat banjir biasanya akan mempengaruhi kualitas gabah.

"Bisa diolah tapi kualitasnya jelek, remuk kalau nggak patah-patah. Ya mungkin nanti dikonsumsi sendiri kalau nggak laku, tapi nanti tetap coba dijual," kata dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement