Selasa 24 Oct 2023 15:09 WIB

Tetangga Curiga tak Ada Aktivitas, Penjual Jamu di Bantul Ditemukan Meninggal

Korban sudah dalam kondisi meninggal dunia tergeletak di lantai.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Korban meninggal (ilustrasi)
Foto: yustisi.com
Korban meninggal (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Seorang penjual jamu ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tergeletak di kiosnya, Jalan Wonosari KM 6 Padukuhan Tegalsari, Kalurahan Jomblangan, Kapanewom Banguntapan, Bantul, DIY, Senin (23/10/2023).

Laki-laki bernama Jhonisman (58 tahun) warga Bendingin RT 002 RW 036 Kalurahan Sumberadi Kapanewon Mlati Sleman itu pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang curiga tak ada aktivitas seperti biasanya di kios tersebut.

Peristiwa bermula ketika penjual ubi cilembu Muhammad Mustofa (51) yang berada di sebelah barat kios jamu berusaha menyapa korban sekira pukul 10.00 WIB. Meskipun sudah dipanggil berkali-kali dari luar namun tidak ada tanggapan dari korban.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana menuturkan berdasarkan keterangan saksi biasanya Jhonisman selalu nampak beraktivitas di kontrakan sekaligus tempatnya berjualan jamu itu. "Inilah yang membuat tetangganya berjualan curiga," ujar Jeffry, Selasa (24/10/2023).

Mustofa menduga korban sedang pergi untuk suatu keperluan karena pintu rolling door kios yang biasanya digunakan oleh korban untuk berjualan jamu masih dalam keadaan tertutup. Setelah itu Mustofa meneruskan kembali berjualan ubi madu bakar cilembu sampai sore hari.

Karena penasaran, Mustofa kemudian mengecek ke kamar mandi belakang dan korban juga tidak ada. Mustofa mencoba masuk melalui pintu belakang kios milik korban dan memanggilnya namun tidak ada tanggapan.

Namun yang membuat curiga Mustofa, saat itu sepeda motor yang biasa digunakan korban terlihat ada di dalam kios. Saat itu kondisi di dalam kios dalam keadaan lampu mati sehingga tidak bisa dilihat pasti kondisi di dalam kios.

"Mustofa kemudian keluar memanggil temannya dan mereka berdua kembali mengecek ke dalam kios milik korban," katanya.

Pada saat keduanya masuk ke dalam kios mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia tergeletak di lantai. Korban posisinya tergeletak dengan kepala agak bersandar di rooling dor dekat sepeda motornya.

Melihat kejadian tersebut keduanya kemudian menghubungi Polsek Banguntapan guna melaporkan kejadian tersebut. Tak lama polisi bersama petugas puskesmas mendatangi lokasi kejadian.

Dari hasil pengecekan lokasi kejadian, pada saat petugas datang benar korban sudah dalam keadaan tergeletak di lantai dan kondisi meninggal dunia. Berdasarkan keterangan dari warga sekitar dan pihak keluarga menyatakan tidak ada tanda tanda kekerasan dalam tubuh korban.

"Korban meninggal diduga karena sakit," katanya. Berdasarkan keterangan dari anak korban bahwa semalam anaknya mendatangi kios milik korban.

Dan korban bercerita bahwa sedang mengalami sakit asam lambung, darah tinggi, batuk, dan pusing. Jenazah oleh pihak keluarga dibawa ke RS Wirosaban Kota Yogyakarta untuk selanjutnya dibawa rumah duka menggunakan ambulans.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima dan tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement