Rabu 15 Nov 2023 15:04 WIB

Digelar Akhir Pekan Ini di Gancahan, Ngayogjazz #17 Bakal Tampilkan 40 Grup Musik

Event Ngayogjazz gratis dan terbuka untuk umum.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Yusuf Assidiq
Penampilan grup musik dalam gelaran Ngayogjazz dua tahun lalu (ilustrasi)
Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
Penampilan grup musik dalam gelaran Ngayogjazz dua tahun lalu (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Event festival musik Ngayogjazz akan kembali digelar Sabtu (18/11/2023). Kali ini, Ngayogjazz berlangsung di Padukuhan Gancahan, Sidomulyo, Godean, Sleman.

Ngayogjazz #17 tahun ini mengangkat tagline Handarbeni Hangejazzi. Sama seperti sebelumnya, event Ngayogjazz kali ini gratis dan terbuka untuk umum.

 

"Gelaran event Ngayogjazz yang diselenggarakan oleh komunitas jazz tersebut diikuti oleh berbagai komunitas jazz se-Nusantara yang akan hadir untuk menambah asupan kegembiraan dan menghibur pengunjung," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid,  dalam keterangannya Rabu (15/11/2023).

 

 

Ia menambahkan, Ngayogjazz juga menjadi ruang ekspresi yang beragam dan sebagai media untuk mengapresiasi musik jazz di kalangan masyarakat luas, serta mengapresiasi potensi seni budaya yang ada di kawasan wilayah setempat.

 

Ngayogjazz diketahui telah beberapa kali diselenggarakan di Sleman. Pada 2022 silam dilaksanakan di Padukuhan Cibuk Kidul Margoluwih Seyegan. Kini lokasi tersebut menjadi viral dan telah berubah menjadi sebuah destinasi wisata favorit bagi wisatawan.

 

Terkait dengan pemilihan lokasi penyelenggaraan Ngayogjazz di wilayah Sleman, Ishadi mengapresiasi kepada Tim Ngayogjazz sekaligus mendukung agar penyelenggaraan event tersebut dapat berjalan dengan baik melalui kolaborasi antar pihak.

Selama beberapa kali penyelenggaraan event Ngayogjazz di wilayah Sleman pihaknya menilai masyarakat setempat, pemerintah kalurahan dan kapanewon serta stakeholder terkait yang ada di wilayah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan dan saat penyelenggaraan.

 

"Kegotongroyongan warga masyarakat sangat tinggi yang didukung dengan semangat untuk membangun wilayah dan mengolah seluruh potensi yang dimilikinya untuk kemudian dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian warga masyarakat," ujarnya.

 

Ishadi berharap penyelenggaraan Ngayogjazz dapat memberikan dampak positif bagi warga masyarakat. Tidak hanya saat event diselenggarakan, akan tetapi yang lebih penting adalah pasca event tersebut dilaksanakan.

 

"Pada tataran selanjutnya diharapkan warga masyarakat dapat menjadi tuan rumah yang baik ketika wilayahnya menjadi destinasi wisata," kata dia.

 

Board Ngayogjazz, Aji Wartono menyatakan, dipilihnya Padukuhan Gancahan sebagai lokasi event Ngayogjazz #17 tahun ini berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang matang. Gancahan memiliki potensi kesejarahan yang kental ditandai dengan adanya Makam Kyai Wirajamba yang merupakan abdi dalem dan paman dari Pangeran Mangkubumi atau Sri Sultan HB I.

 

"Beliau dipercaya membantu menunjukkan lokasi Kasultanan di Tanah Pacethokan yang kemudian menjadi Keraton Yogyakarta, serta Embung Gagak Suro yang awalnya merupakan  sungai tempat Kyai Wirajamba mencari ikan," ungkapnya.

 

Selain itu, Gancahan dan sekitarnya juga memiliki banyak potensi seni budaya yang masih terus dilestarikan dan dikembangkan. Bahkan ditempat ini pula terdapat komunitas Jimborodono yang sangat konsen untuk penanganan sampah yang saat ini menjadi permasalahan yang cukup pelik diberbagai wilayah.

 

Aji mengatakan kesiapan penyelenggaraan terus dilakukan. Terkait keamaman pihaknya menyerahkan kepada panitia lokal untuk dilaksanakan sebaik-baiknya.

 

"Mengingat menurut perkiraan jumlah pengunjung akan membeludak, maka diharapkan agar pengunjung untuk tetap menciptakan dan menjaga suasana yang aman, nyaman dan kondusif, meskipun nantinya juga diterjunkan aparat keamanan dari pihak Kepolisian, Linmas serta warga masyarakat setempat," imbaunya.

 

Aji menambahkan gelaran event Ngayogjazz #17 kali ini setidaknya akan dimeriahkan sekitar 40 grup musik se-Nusantara. Termasuk di antaranya grup dari berbagai daerah yaitu Purwokerto, Magelang, Pekalongan, Trenggalek, Ponorogo, Malang, Semarang, dan lainnya.

Bahkan grup musik dari mancanegara juga ada yang akan hadir yaitu dari Belanda dan Perancis. Sedangkan artis-artis nasional yang mengonfirmasi hadir adalah Bintang Indrianto, White Shoes and the Couples Company, Eva Celia, Sirkus Barock, Sinten Remen, Trie Utami, hingga Kevin Yoshua.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement