Selasa 12 Dec 2023 06:23 WIB

Bank Jatim Salurkan Mobil Sekolah Gratis untuk Siswa Kota Mojokerto

Adanya mobil ini dapat mempermudah siswa untuk berangkat sekolah.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Yusuf Assidiq
(Ilustrasi) Bus sekolah
Foto: ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA
(Ilustrasi) Bus sekolah

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mobil angkutan sekolah gratis kepada Pemerintah Kota Mojokerto. Direktur Operasi Bank Jatim, Arif Suhirman mengatakan, angkutan sekolah gratis bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap siswa-siswi Kota Mojokerto yang membutuhkan angkutan untuk berangkat sekolah.

"Semoga dengan adanya mobil ini bisa semakin mempermudah siswa untuk berangkat sekolah, termasuk yang berada di daerah sulit transportasi. Jadi, semua siswa-siswi di Kota Mojokerto bisa semakin semangat dalam proses belajar di sekolah," kata Arif, Senin (11/12/2023).

 

Arif berharap, angkutan sekolah gratis bisa memberi dampak bagi masyarakat di Mojokerto, terutama di bidang pendidikan. Ia mengatakan, semakin banyak anak yang menuntaskan sekolahnya hingga ke jenjang tertinggi, Sumber Daya Manusia Kota Mojokerto dapat semakin maju.

 

Arif mengaku, pada setiap program CSR yang disalurkan Bank Jatim, yang terpenting bukan pada nilai dari sebuah bantuan. Namun, bagaimana realisasi CSR terwujud untuk kepentingan bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ini juga sebagai bukti bahwa kami sangat memperhatikan dunia pendidikan. Semoga kerja sama dengan Pemkot Mojokerjo dapat terus berjalan dan semakin baik ke depannya," ujarnya.

Bank Jatim juga telah menyalurkan bantuan CSR ke Pemkab Sumenep. Bantuan CSR yang diberikan berupa 20 unit kendaraan listrik, 12 unit mobil golf, dan 40 unit tenda UMKM.

Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim, Eko Susetyono mengatakan, kendaraan listrik dan mobil golf nantinya akan digunakan di Kepulauan Gili Iyang, yang menjadi destinasi andalan di kabupaten setempat.

"Ini untuk melengkapi sarana prasarana agar para wisatawan yang berkunjung ke sana dapat menikmati wisata keliling dengan kendaraan yang ramah lingkungan. Mengingat Gili Iyang merupakan objek wisata dengan oksigen terbaik nomor dua di dunia," kata Eko.

Menurut dia, Gili Iyang memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Khususnya, dalam sektor pariwisata dan industri kreatif. Apabila dioptimalkan, tentu saja akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi setempat.

"Nah, untuk memajukannya otomatis dibutuhkan perhatian dan kepedulian banyak pihak. Maka dari itu, kami berterima kasih kepada Pemkab Sumenep karena bankjatim diberi kesempatan untuk berkontribusi mengembangkan pariwisata Gili Iyang," ujarnya.

 

Bupati Sumenep Achmad Fauzi memastikan akan manfaatkan bantuan yang diterimanya dengan sebaik-baiknya untuk mendukung dan melayani masyarakat. "Terutama dalam hal peningkatan pariwisata dan mewujudkan UMKM naik kelas," kata dia menjelaskan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement