Sabtu 23 Dec 2023 11:56 WIB

Basarnas Kerahkan Helikopter Pantau Penyeberangan Laut Jawa-Bali

Intensitas kendaraan-kendaraan yang menyeberang masih normal.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fernan Rahadi
Helikopter Basarnas (ilustrasi)
Foto: Antara/Wahdi Septiawan
Helikopter Basarnas (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi mengatakan, Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan helikopter Dauphin AS365 N3+ HR-3603 untuk memantau arus kapal di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, dan Pelabuhan Gilimanuk Bali, saat natal dan tahun baru 2024. Helikopter tersebut telah diterbangkan dari Bandara Juanda menuju Bandara Banyuwangi pada Jumat (22/12/2023).

Selanjutnya, helikopter tersebut akan disiagakan di Banyuwangi untuk mendukungan kegiatan Siaga SAR Khusus Nataru yang dilaksanakan Kantor SAR Surabaya. Helikopter Basarnas HR 3603 nantinya akan melakukan patroli udara di atas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

"Pemantauan udara ini dimaksudkan untuk melihat lalu-lintas penyeberangan laut dari Jawa menuju Bali dan sebaliknya," ujarnya, Sabtu (23/12/2023).

Berdasarkan pantauan udara yang dilakukan Jumat (22/12/2023), kata Hariyadi, intensitas kendaraan-kendaraan yang menyeberang dari pelabuhan Ketapang menuju pelabuhan Gilimanuk masih normal. Artinya, kata dia, belum ada peningkatan signifikan arus penumpang di sana.

 

Selain melaksanakan patroli udara, lanjut Hariyadi, helikopter Basarnas juga akan digunakan untuk mengevakuasi korban ketika terjadi kecelakaan. Hal itu dolakukan apabila terjadi kemacetan parah, dimana tidak memungkinkan untuk dilakukan evakuasi melalui jalur darat.

“Kami, Basarnas mengimbau kepada para pemudik untuk berhati-hati selama melakukan perjalanan mudik agar senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan," kata Hariyadi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement