Rabu 03 Jan 2024 17:33 WIB

Banjir dan Longsor di Kota Semarang, BPBD Ingatkan Potensi Bencana Saat Hujan Deras

Bencana dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Kota Semarang.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Banjir.
Foto: Antara/Aji Styawan
(ILUSTRASI) Banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Jawa Tengah, mengingatkan masyarakat akan potensi bencana saat musim hujan, terutama saat turun hujan deras. Dilaporkan sudah terjadi bencana di sejumlah wilayah Kota Semarang.

“Curah hujan relatif tinggi, disertai angin kencang. Kemungkinan terjadi tanah longsor, pohon tumbang, seperti kejadian tadi malam. Perlu diwaspadai dampak bencana imbas hujan deras,” kata Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martanto di Semarang, Rabu (3/1/2024).

Baca Juga

Menurut Endro, hujan deras yang terjadi pada Selasa (2/1/2024) malam mengakibatkan banjir di kawasan Semarang Timur dan Pedurungan, seperti Perumahan Tlogosari dan Jalan Muktiharjo. Pada Rabu ini dilaporkan masih ada genangan banjir di sejumlah titik, seperti di ruas Jalan Parang Sarpo Raya dan Jalan Nogososro, Perumahan Tlogosari, dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter-50 sentimeter.

Selain banjir, dilaporkan kejadian longsor di beberapa wilayah, antara lain di kawasan RT 03/RW 01 Kelurahan Tandang, RT 04/RW 04 Kelurahan Bulusan, Perumahan Mountain View RT 06/RW 02 Mangunharjo, di wilayah Kecamatan Tembalang.

 

Ada juga kejadian pohon tumbang di wilayah Pucang Gading, Tlogosari, Sigar Bencah, Jalan Indraprasta, Bukit Bougenville Sendangguwo, Sinar Waluyo Raya, Kedungmundu, dan Jalan Gajah Raya.

Endro meminta masyarakat tidak panik, namun tetap waspada akan potensi bencana. Ke depan diprediksi curah hujan masih tinggi. “Jika ada tanda-tanda akan berpotensi bencana, masyarakat bisa melaporkan ke RT/RW setempat, lurah, dan nantinya lurah yang akan meneruskan ke dinas terkait dan BPBD Kota Semarang,” kata Endro.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement