Kamis 22 Feb 2024 16:40 WIB

Puluhan Petugas Pemilu di Bantul Sakit, Dinkes Terus Lakukan Pemantauan

Dikabarkan puluhan petugas pemilu yang sakit hanya menjalani rawat jalan.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Anggota KPPS melakukan rekapitulasi penghitungan surat suara yang berlangsung hingga malam hari di tempat pemungutan suara (TPS).
Foto: Republika/Thoudy Badai
(ILUSTRASI) Anggota KPPS melakukan rekapitulasi penghitungan surat suara yang berlangsung hingga malam hari di tempat pemungutan suara (TPS).

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mencatat ada puluhan orang yang bertugas pada Pemilu 2024 jatuh sakit. Termasuk para anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Tercatat kurang lebih ada 67 orang (yang sakit),” kata Kepala Dinkes Kabupaten Bantul Agus Tri Widyantara kepada Republika, Kamis (22/2/2024).

Baca Juga

Adapun yang mengakses pelayanan kesehatan dilaporkan total 80 orang. Termasuk pemilih saat tahapan pemungutan suara. “Memang ada beberapa petugas atau saksi juga yang sempat sakit. Ada yang dari pemilih juga. Sudah mendapatkan pelayanan kesehatan dari teman-teman (petugas kesehatan),” ujar Agus.

Menurut Agus, ada sejumlah keluhan para petugas pemilu yang sakit itu. Seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sakit kepala, juga faktor kelelahan. Namun, kata dia, tidak ada yang gejalanya berat.

 

Alhamdulillah, kalau di Bantul ini sakitnya hanya ringan saja dan dapat dilakukan perawatan. Sifatnya hanya rawat jalan saja, tidak perlu sampai rawat inap,” kata Agus.

Agus mengatakan, jajaran Dinkes Kabupaten Bantul terus memantau kondisi kesehatan para petugas pemilu. Pasalnya, tahapan pemilu masih berlangsung, di mana saat ini berjalan rekapitulasi penghitungan suara. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement