Kamis 07 Mar 2024 21:14 WIB

Sejumlah Kegiatan Promosi Diberlakukan di Borobudur Guna Tarik Wisatawan

Sejumlah promosi dilakukan demi dongkrak pariwisata Borobudur.

Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.
Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan sejumlah rangkaian acara promosi di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur guna menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/3/2024), mengatakan, kegiatan promosi yang dilakukan pihaknya berupa perjalanan wisata pengenalan yang melibatkan 20 travel agent/tour operator nasional dari sejumlah provinsi, antara lain yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Sulawesi Utara.

Baca Juga

Ia mengatakan, dalam kegiatan yang berlangsung pada 4 hingga 6 Maret 2024 tersebut, para peserta diajak untuk mengunjungi DPSP Borobudur, serta beberapa destinasi pariwisata di sekitarnya. Menparekraf menyampaikan rangkaian kegiatan promosi DPSP Borobudur ini diharapkan dapat menghadirkan alternatif paket wisata yang menarik bagi calon wisatawan, khususnya menjelang Hari Raya Waisak.

"Terutama menyambut Hari Raya Waisak pada 23 Mei 2024 yang juga diikuti dengan liburan sekolah," kata Sandiaga.

Selain itu ia mengatakan rangkaian acara yang digelar oleh lembaga yang dipimpinnya itu merupakan salah satu strategi guna meningkatkan sektor kepariwisataan Indonesia yang sebelumnya menurun di masa pandemi COVID-19.

"Langkah ini juga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan perjalanan wisatawan nusantara yang merupakan 'low hanging fruit' dalam membangkitkan industri pariwisata pascapandemi COVID-19," katanya.

Di sisi lain Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini menyampaikan, selain kegiatan promosi yang berupa perjalanan wisata pengenalan, kegiatan yang digelar pihaknya juga diikuti dengan kegiatan misi penjualan yang akan dilaksanakan pada 7 hingga 8 Maret 2024 di Sahid Raya Hotel and Convention Kota Yogyakarta.

"Sebanyak 60 (enam puluh) peserta yang terdiri dari 20 (dua puluh) seller (desa wisata, destinasi wisata, travel agent/tour operator, akomodasi, dan UMKM), dan 40 (empat puluh) buyer (travel agent/tour operator nasional serta instansi dan sekolah setempat) akan berpartisipasi dalam kegiatan ini," katanya.

Dirinya mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya untuk pemenuhan target pergerakan wisatawan nusantara tahun 2024 yang mencapai 1,2 sampai 1,5 miliar perjalanan.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement