Rabu 20 Mar 2024 22:22 WIB

BI DIY Buka Layanan Penukaran Uang di Sejumlah Titik

BI DIY mengimbau masyarakat menukarkan uang di tempat resmi.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Warga menunjukkan uang pecahan setelah melakukan penukaran di layanan Kas Keliling Bank Indonesia.
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
(ILUSTRASI) Warga menunjukkan uang pecahan setelah melakukan penukaran di layanan Kas Keliling Bank Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membuka layanan penukaran uang di sejumlah lokasi pada bulan Ramadhan ini. Setiap orang dapat menukarkan uang sebesar Rp 4 juta.

Kepala Perwakilan BI DIY, Ibrahim, mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah perbankan di DIY untuk membuka layanan penukaran uang. Penukaran uang dapat dilakukan melalui loket perbankan ataupun layanan kas keliling.

Baca Juga

“Pada Ramadhan 2024, titik lokasi penukaran terdiri dari kas keliling BI di lima titik, kas keliling bersama enam titik, dan 37 bank beserta kantor cabang,” ujar Ibrahim di Yogyakarta, Rabu (20/3/2024).

Ibrahim mengatakan, masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang melalui aplikasi Pintar atau situs web https://pintar.bi.go.id

Masyarakat dapat menukarkan uang senilai Rp 4 juta per orang. Terdiri atas uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak 20 lembar, pecahan Rp 20 ribu sebanyak 50 lembar, pecahan Rp 10 ribu sebanyak 100 lembar, pecahan Rp 5.000 sebanyak 100 lembar, Rp 2.000 sebanyak 200 lembar, dan Rp 1.000 sebanyak 100 lembar.

BI DIY mengimbau masyarakat melakukan penukaran uang di tempat resmi guna menjamin keaslian dan kualitas uang rupiah.

Adapun untuk memenuhi kebutuhan pada bulan Ramadhan hingga Lebaran Idul Fitri nanti, BI DIY menyediakan uang kartal sekitar Rp 5,5 triliun. Ibrahim mengatakan, jumlah uang yang disiapkan meningkat sekitar 5,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Kenaikan ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kunjungan wisatawan pada saat libur Lebaran 2024 di DIY,” ujar dia. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement