REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, DPRD DIY menegaskan komitmennya untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama momentum libur panjang akhir tahun. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui koordinasi langsung dengan pemerintah kabupaten/kota, termasuk kunjungan ke Kabupaten Sleman yang menjadi salah satu wilayah dengan tingkat mobilitas tertinggi di DIY.
Wakil Ketua DPRD DIY, Umaruddin Masdar, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dan diterima langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya memastikan perayaan akhir tahun berjalan aman, damai, dan kondusif.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD DIY dan Pemkab Sleman membahas berbagai aspek kesiapan daerah menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur nasional. Mulai dari pengamanan wilayah, kelancaran arus lalu lintas, kesiapsiagaan aparat, hingga keberlangsungan pelayanan publik menjadi perhatian utama.
Sleman dinilai memiliki peran strategis karena menjadi pintu masuk utama DIY sekaligus daerah tujuan wisata favorit saat liburan. Koordinasi juga difokuskan pada kesiapan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, kelancaran pelayanan publik, serta antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur nasional akhir tahun.
Umar mengatakan pentingnya sinergi lintas sektor agar perayaan Natal berlangsung khidmat dan perayaan Tahun Baru dapat dirayakan dengan aman. Menurutnya, peran pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan sangat penting dalam memastikan suasana kondusif di tengah tingginya aktivitas masyarakat.
Ia menilai momen Natal dan Tahun Baru tidak hanya berkaitan dengan perayaan semata, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan satu tahun pemerintahan dan pembangunan daerah.
"Perayaan Natal dan Tahun Baru yang berada di penghujung tahun ini harus kita maknai sebagai momentum introspeksi dan evaluasi bersama, agar pada tahun mendatang roda pemerintahan dan perekonomian daerah dapat berjalan lebih baik dan produktif," ujarnya, Rabu (17/12/2025).
Lebih lanjut, Umaruddin menyoroti posisi DIY sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional yang selalu mengalami peningkatan kunjungan wisatawan pada akhir tahun. Kondisi ini, menurutnya, harus diimbangi dengan kesiapan maksimal dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan.
Ia juga menyampaikan bahwa libur nasional akhir tahun merupakan peluang strategis bagi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode tersebut.
"Libur nasional akhir tahun merupakan berkah bagi DIY sebagai daerah tujuan wisata. Karena itu, kita semua harus menjaga dan mewujudkan Natal dan Tahun Baru yang aman, tertib, dan kondusif," katanya.
DPRD DIY berharap koordinasi yang dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dapat menjadi model sinergi lintas pemerintahan dalam memastikan seluruh wilayah DIY berada dalam kondisi aman dan terkendali selama Nataru. Upaya ini dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat lokal, umat yang merayakan Natal, serta wisatawan yang berkunjung.
Keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban selama Nataru, lanjutnya, tidak hanya berdampak pada kenyamanan masyarakat, tetapi juga memberikan efek positif bagi perekonomian daerah, khususnya sektor pariwisata dan jasa.
"Natal dan Tahun Baru yang aman dan damai adalah keberkahan dan kebahagiaan bagi seluruh warga DIY," ungkapnya.