Rabu 04 Mar 2026 17:54 WIB

Minta Maaf dan Damai dengan Korban Tabrakan Moge, Bos HS: Mulai Sekarang Panjengan Keluarga Saya

Kedua belah pihak sama-sama saling memaafkan.

Rep: Wulan Intandari/ Red: Karta Raharja Ucu
CEO Surya Group, Muhammad Suryo, saat diwawancara di Kota Semarang, Jawa Tengah, Ahad (14/12/2025).
Foto: Kamran Dikarma/Republika
CEO Surya Group, Muhammad Suryo, saat diwawancara di Kota Semarang, Jawa Tengah, Ahad (14/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, KULON PROGO -- Abdullah, pengendara Yamaha Jupiter MX yang terlibat kecelakaan dengan motor gede (moge) Harley-Davidson yang dikendarai bos rokok HS, Muhammad Suryo, menyampaikan apresiasi dan menyambut itikad baik dan tanggung jawab penuh dari pihak Suryo. Abdullah menyampaikan telah sepakat berdamai dengan bos rokok HS itu. 

"Kami menerima dengan baik tanggung jawab yang diberikan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara damai," ujar Abdullah saat menerima perwakilan Suryo di RSUD Wates.

Baca Juga

Ratih, ibu Deva, juga menyambut baik itikad tersebut. Ia menyebut, peristiwa tersebut merupakan musibah dan kedua pihak telah sepakat berdamai.

"Enggak ada yang mau kejadian ini. Kita sama-sama korban. Enggak ada yang salah, kami juga minta maaf karena mendengar istri bapak itu (Suryo) meninggal dunia. Kami saling memaafkan karena kita sama-sama korban," kata Ratih.

"Kami turut berduka atas kepergian istri bapak. Semoga bapak juga lekas membaik," ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas tanggung jawab yang telah diberikan sejak awal kejadian. "Responsnya baik, sejak kejadian itu, malamnya sudah ada utusan Pak Suryo yang datang untuk menangani semuanya. Memastikan suami dan anak saya ditangani dengan baik termasuk dirawat di ruang VIP," ungkapnya.

Kecelakaan tragis itu terjadi saat rombongan konvoi Harley melintas di simpang tanpa lampu lalu lintas. Diduga moge yang dikendarai Suryo Muhammad Suryo bersama istrinya, Anis Syarifah mengalami kecelakaan saat hendak mendahului kendaraan lain. Namun nahas, pada saat bersamaan, motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai Abdullah bersama anaknya Deva Nadil (10 tahun) menyeberang dari Jalan Palihan menuju utara, sehingga benturan tak terhindarkan.

Akibatnya, Harley terseret, sementara Suryo dan istrinya terpental ke arah parit di sisi jalan. Malangnya, Anis Syarifah meninggal dunia di lokasi. Sedangkan Abdullah dan anaknya, Deva, selamat, namun mengalami luka-luka hingga patah tulang. Saat ini, keduanya dirawat insentif di RSUD Wates.

Muhammad Suryo mengambil tanggung jawab penuh atas insiden ini. Perwakilan keluarga Suryo menyampaikan seluruh biaya pengobatan Abdullah dan Deva akan ditanggung hingga pulih sepenuhnya. Selain itu, Suryo juga memberikan santunan tambahan dan satu unit sepeda motor baru kepada korban juga berkomitmen menanggung pendidikan Deva hingga jenjang perguruan tinggi.

Dalam panggilan video kepada Abdullah, Suryo menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan keinginan agar keduanya menjadi bagian dari keluarganya. "Bapak, saya mohon maaf ya. Kalau istri saya ada salah, saya mohon maaf. Tidak ada yang menginginkan semua ini," ucap Suryo saat video call, Selasa (3/3/2026).

"Semoga kita bisa jadi keluarga. Mulai hari ini saya menganggap panjenengan keluarga saya. Sekali lagi saya mohon maaf," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement