REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memprediksi sebanyak 6 juta wisatawan akan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Jateng selama masa libur Lebaran. Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, sejumlah persiapan telah dilakukan, antara lain memastikan kesiapan fasilitas di seluruh objek wisata dan memperketat pengamanan.
“Sekitar 6 juta orang akan berwisata. Ini angka yang besar, sehingga kenyamanan dan keamanan harus benar-benar dipastikan,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jateng, Hanung Triyono, Jumat (20/3/2026).
Menurut Hanung, lonjakan wisatawan tersebut tak terlepas dari tingginya jumlah pemudik tahun ini. Diperkirakan sekitar 17,3 juta orang mudik ke Jateng pada masa libur Lebaran.
Hanung mengungkapkan, guna mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata di Jateng, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, pengelola destinasi, hingga instansi terkait. Fokus utama diarahkan pada kesiapan fasilitas, sistem pengamanan, serta pelayanan bagi wisatawan.
Sejumlah destinasi diprediksi menjadi magnet utama selama libur Lebaran. Di kawasan Solo Raya, wisatawan diperkirakan memadati Tawangmangu di Karanganyar, Masjid Sheikh Zayed di Surakarta, serta Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri.