Sabtu 01 Aug 2026 22:34 WIB

Kepala BGN Suspend SPPG di Semarang yang Diduga Bikin 707 Orang Keracunan

Suspend sambil menunggu investigasi penyebab keracunan tersebut.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Karta Raharja Ucu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono
Foto: Republika/Prayogi
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan (suspend) layanan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang diduga menyebabkan ratusan orang mengalami keracunan di Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Hal itu dilakukan sambil menunggu investigasi penyebab keracunan tersebut. 

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, saat ini tim investigasi masih terus bekerja untuk mendalami penyebab insiden tersebut. Menurut dia, investigasi dilakukan untuk memastikan sumber permasalahan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.

Baca Juga

"Tim investigasi masih bekerja untuk mendalami kasus ini. Kami ingin memastikan penyebabnya berdasarkan hasil pemeriksaan yang komprehensif," kata Sudaryono melalui keterangannya, Sabtu (1/8/2026).

Ia menegaskan, BGN tidak akan menoleransi adanya kelalaian dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Apabila hasil investigasi menemukan adanya pihaknya bakal mengambil tindakan tegas.

"Kalau nanti terbukti ada kelalaian, kami akan melakukan suspend terhadap SPPG yang terkait sambil menunggu hasil evaluasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," ujar dia.

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi