SOLO -- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melakukan grand opening untuk penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun akademik 2027/2028 yang diikuti sekitar 400 siswa dari 35 sekolah di wilayah Solo Raya, Sabtu (31/10/2026) di Gedung Ahmad Syafii Maarif FEB UMS. Kegiatan ini menjadi momentum pengenalan kampus sekaligus ajakan bagi siswa sekolah menengah untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Direktur Direktorat Administrasi Akademik (DAA) UMS, Triyono, menyampaikan bahwa grand opening menjadi penanda dimulainya rangkaian penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2027/2028. Pendaftaran dijadwalkan berlangsung mulai 2 November 2026 hingga 30 Agustus 2027.
“Alhamdulillah pada pagi hari ini UMS menyelenggarakan grand opening penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2027/2028,” ungkap Triyono.
Ia menjelaskan, pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027, UMS menerima 28.768 pendaftar dan sebanyak 8.708 mahasiswa baru dari berbagai program studi. Mahasiswa tersebut berasal dari 439 kabupaten/kota di Indonesia dengan latar belakang 3.943 sekolah.
Menurut Triyono, capaian tersebut menunjukkan luasnya kepercayaan masyarakat terhadap UMS sebagai perguruan tinggi tujuan pendidikan. UMS pun menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya.
"UMS mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas amanah yang dibebankan oleh orang tua siswa untuk menyekolahkan atau menguliahkan putra-putrinya di UMS," tuturnya.
Triyono menambahkan, penerimaan mahasiswa baru tahun ini tetap menyediakan jalur beasiswa, raport dan tes. Namun, UMS akan menerapkan sistem baru dengan penyesuaian materi tes yang selaras dengan kurikulum sekolah menengah atas (SLTA), termasuk materi yang mengacu pada Tes Kemampuan Akademik (TKA).
UMS juga tetap menyediakan layanan One Day Service (ODS) bagi calon mahasiswa. Untuk tes berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT), calon mahasiswa dapat melakukan reservasi terlebih dahulu guna memilih tanggal, waktu, dan sesi tes.
Selain itu, UMS akan menghadirkan tes online serta tes daerah pada momen tertentu, termasuk di sejumlah wilayah luar Jawa. Informasi pelaksanaan tes akan diumumkan melalui laman resmi UMS.
Dalam sambutannya, Rektor UMS, Prof Harun Joko Prayitno, memperkenalkan perkembangan kampus dan komitmen UMS dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Harun menyampaikan, UMS saat ini memiliki lahan seluas 49 hektare. Dari total tersebut, sekitar 35 persen telah dimanfaatkan untuk bangunan, sementara bagian lainnya masih berupa ruang terbuka dan area hijau.
“Ini menunjukkan bahwa UMS bersungguh-sungguh ingin mengantarkan, mendeklarasikan salah satu di antaranya sebagai green campus,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan ruang terbuka menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang baik. Komitmen tersebut sejalan dengan arah pengembangan UMS sebagai kampus yang tumbuh bermutu dan berkelanjutan.
Rektor UMS turut memperkenalkan perkembangan akademik UMS kepada para siswa. Saat ini, UMS memiliki 83 program studi yang terdiri atas 41 program sarjana, 10 program internasional, empat program vokasi, 20 program magister, dan delapan program doktor.
Selain pengembangan di Surakarta, UMS juga memiliki kampus satelit di Bali melalui Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University). Harun mengajak para siswa untuk mengenal lebih jauh kesempatan pendidikan yang tersedia di lingkungan UMS.
“Selamat bergabung menjadi mahasiswa UMS yang kita deklarasi, yang kami deklarasikan menjadi kampus UMS, Islami, Mencerahkan, Unggul, Mendunia, dan Sustainable," ungkapnya.
Melalui grand opening PMB 2027/2028, UMS berharap semakin banyak siswa memperoleh informasi mengenai pilihan program studi, jalur penerimaan, serta kesempatan mengembangkan potensi melalui pendidikan tinggi. (Maysali/Humas)