Senin 30 Aug 2021 21:50 WIB

Pemkab Madiun Gelar Vaksinasi Serentak di 14 Desa

Bupati menegaskan bahwa proses vaksinasi Covid-19 terus dilakukan di Kabupaten Madiun

Sejumlah warga mengantre untuk melakukan verifikasi pendaftaran saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal (ilustrasi)
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Sejumlah warga mengantre untuk melakukan verifikasi pendaftaran saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar vaksinasi Covid-19 secara serentak di 14 desa guna mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok di wilayah setempat. "Hari ini vaksinasi dilaksanakan serentak secara bersamaan di 14 desa yang ada di Kabupaten Madiun. Tujuannya untuk meningkatkan kekebalan kelompok masyarakat agar risiko penularan Covid-19 ini rendah dan terkendali," ujar Bupati Madiun Ahmad Dawami, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Senin (30/8).

Sesuai data, capaian vaksin di Kabupaten Madiun hingga Senin (30/8) ini telah mencapai 173.647 dari total sasaran sebanyak 550 ribu orang. Bupati menegaskan bahwa proses vaksinasi Covid-19 terus dilakukan di Kabupaten Madiun. Pihaknya mengakui capaian vaksinasi masih rendah, hal itu karena menunggu distribusi vaksin dari pemerintah pusat dan provinsi.

Baca Juga

"Masyarakat harap bersabar untuk menunggu jadwal vaksinasi, karena ketersediaan vaksin menunggu dari pusat. Yang pasti, setiap mendapatkan kiriman dosis, secepat mungkin kami distribusikan ke puskesmas untuk diberikan ke masyarakat," katanya.

Bupati Madiun juga mengingatkan meski telah divaksin, masyarakat tidak boleh abai terhadap protokol kesehatan, terutama terkait penerapan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas serta interaksi. Tercatat, hingga Senin (30/8) ini, di wilayah Kabupaten Madiun ada 8.315 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari total tersebut, 7.248 orang dilaporkan telah sembuh, 644 orang dinyatakan meninggal dunia dan 423 berada dalam perawatan (kasus aktif).Tambahan kasus per Senin ini, konfirmasi baru 13 orang, sembuh 52 orang dan meninggal dunia lima orang.

 

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement