Kamis 20 Oct 2022 23:22 WIB

Khofifah: Kemenangan Kafilah MTQ Jatim Jadi Kado Hari Santri Nasional

Rasa capek yang tidak dirasakan para peserta usai berhasil membawa juara umum.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) menyambut kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2022 saat tiba di VIP Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (20/10/2022). Kafilah Jawa Timur berhasil menjadi juara umum pada kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur
Foto: ANTARA/Umarul Faruq
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) menyambut kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2022 saat tiba di VIP Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (20/10/2022). Kafilah Jawa Timur berhasil menjadi juara umum pada kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur

REPUBLIKA.CO.ID,SIDOARJO -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan jika kafilah MTQ Jatim yang telah berhasil menjadi juara umum pada MTQ Nasional ke 29 di Kalimantan Selatan menjadi kado peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober.

Gubernur Khofifah menjanjikan bonus bagi seluruh peserta, yang terdiri dari 54 peserta mulai dari yang meraih juara, hingga mereka yang belum berkesempatan juara. "Tapi memang tidak diserahkan malam ini, harapannya tanggal 22 besok lusa, Hari Santri Nasional, panjenengan (anda) semua berkenan rawuh (datang) di Grahadi," katanya saat menyambut kontingen MTQ Jatim di ruang VIP Bandara Internasional Juanda Surabaya, Kamis malam (20/10/2022).

Baca Juga

Kafilah Jatim sebagai juara umum MTQ Nasional tahun 2022 ini, menurut Gubernur Khofifah adalah kado yang sangat indah pada HUT ke 77 Pemprov Jatim sekaligus kado Hari Santri 2022. "Ada dua hari yang memberi semangat bagi warga Jatim. Pertama adalah HUT Pemprov Jatim tanggal 12 Oktober. Kedua adalah besok lusa Hari Santri Nasional," tuturnya.

Ketua Kafilah MTQ Jatim, KH. Abdul Hamid mengatakan rasa capek yang tidak dirasakan para peserta usai berhasil membawa juara umum yang ketiga sejak 37 tahun yang lalu. "Kita semua diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Semua kafilah Jawa Timur datang sehat walafiat, sumringah. Berita gembira yang kita tunggu tunggu selama 37 tahun, Alhamdulillah sekarang bisa kita raih. Mudah mudahan piala ini kerasan di Jawa Timur," katanya.

Ia mengatakan, dari 54 peserta ini, hanya ada delapan orang saja yang tidak berhasil meraih juara, sebagian besar berhasil menyabet juara. "Jadi, dari 54, kita bisa menyabet medali emas, perunggu dan harapan, yang 8 orang masih tertunda. Mudah mudahan tahun depan," katanya.

Setelah memberikan sambutan, kafilah yang baru datang tersebut dijamu dengan makan malam di dalam ruangan ruang VIP Bandara Internasional Juanda.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement