Kamis 22 Dec 2022 13:36 WIB

Jaga Kamtibnas Selama Nataru, Polresta Cilacap Kerahkan 700 Personel Gabungan

Tahun ini Pemkab Cilacap tidak mengadakan acara hiburan pergantian tahun.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Fernan Rahadi
Pengamanan jelang Nataru (ilustrasi).
Foto: Republika/ Wihdan
Pengamanan jelang Nataru (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Polresta Cilacap mengerahkan sebanyak 700 personel gabungan, baik dari TNI, Polri, Pemda, dan unsur masyarakat lainnya untuk menjaga kamtibmas selama Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2022 pengamanan Nataru 2022/2023 digelar di Alun-Alun Cilacap, Kamis (22/12/2022). Apel dipimpin Plt Kapolresta Cilacap, AKBP Eko Widiantoro, didampingi Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Awaluddin Muuri.

Apel diikuti berbagai unsur pengamanan seperti TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, Petugas Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol Air, Pramuka, dan relawan. Tujuannya untuk mengkonsolidasikan potensi pengamanan untuk menjaga kamtibmas selama perayaan Nataru.

“Operasi Lilin 2022 serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia selama 11 hari mulai 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023,” kata Plt Kapolresta Cilacap, AKBP Eko Widiantoro, Kamis (22/12/2022).

Kegiatan ini juga akan diikuti Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengamati perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Polresta Cilacap bersama pemerintah daerah menyiapkan 17 Pos Pam, termasuk di tempat-tempat ibadah dan mengerahkan sebanyak 700 personil gabungan.

“Tahapan pengamanan yang disampaikan Kapolri juga sudah kita siapkan. Termasuk sterilisasi sebelum Natal hingga pelaksanaan kegiatan,” tambahnya.

Untuk kegiatan pengamanan perayaan pergantian tahun, Polresta Cilacap juga telah memetakan sejumlah potensi kerawanan kamtibmas. Hal ini seiring dengan pelonggaran yang diberikan oleh pemerintah dalam pelaksanaan PPKM Level 1.

"Kita mengimbau kepada masyarakat supaya prokes tetap diperhatikan. Saya juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang meresahkan dan bisa menimbulkan gangguan kamtibmas," kata Eko.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Awaluddin Muuri menerangkan, tahun ini Pemkab Cilacap tidak mengadakan acara hiburan pergantian tahun.

“Tahun ini kita prihatin, tidak melaksanakan. Cuma ada kegiatan doa bersama dengan para tokoh agama di Pendopo. Kita sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan. Dan yang paling penting penanganan bencana, apalagi wilayah kita rawan berbagai jenis bencana,” ujar Awaluddin.

Operasi ditandai dengan penyematan pita oleh Plt Kapolresta Cilacap kepada perwakilan petugas. Usai apel bersama, segenap Forkopimda meninjau kesiapan dan kelayakan kendaraan operasional yang akan digunakan selama operasi berlangsung.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement