Rabu 04 Jan 2023 20:59 WIB

Ikut Program Kampung Iklim, Bank Sampah Cilacap Dilatih Olah Sampah

Volume sampah di Cilacap mencapai 943 ton per hari.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Pejabat Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar saat melakukan peninjauan stan bank sampah dalam acara Aksi Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Sinergi Bank Sampah di Kabupaten Cilacap, Sabtu (24/12/22).
Foto: Pemkab Cilacap
Pejabat Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar saat melakukan peninjauan stan bank sampah dalam acara Aksi Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Sinergi Bank Sampah di Kabupaten Cilacap, Sabtu (24/12/22).

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP – Sebanyak 30 bank sampah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ikut serta dalam kegiatan Program Kampung Iklim PT Pertamina Lubricants. Pengelola bank sampah kemudian diajarkan cara mengolah sampah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis.

Program ini merupakan bagian dari Aksi Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Sinergi Bank Sampah di Kabupaten Cilacap, yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap dengan PT Pertamina Lubricants di Pendopo Wijaya Kusuma Cakti.

Menurut Manager Production Unit Cilacap PT Pertamina Lubricants Prasetiyo Budi, Program Kampung Iklim merupakan salah satu program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) PT Pertamina Lubricants.

"Acara ini digelar sebagai bentuk mitigasi terhadap perubahan iklim dengan bekerja sama dengan bank sampah di Kabupaten Cilacap untuk mengolah sampah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis," ujar Prasetiyo.

Berisikan seminar dengan tema Sadar Iklim dan Peningkatan Kapabilitas Pengurus Bank Sampah dan Pelatihan Kerajinan Gratis, acara ini diharapkan memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan iklim yang terjadi.

Dalam kegiatan ini, Pertamina Lubricants bekerja sama dengan DLH dan Perbanusa (Perkumpulan Pengelola Bank Sampah Nusantara) yang ada di Cilacap.

"Tujuan yang utama agar perubahan iklim yang terjadi bisa kita mitigasi dampaknya dengan pengolahan sampah menjadi produk kerajian dan tepat guna,” jelasnya.

Setidaknya ada 30 bank sampah di Cilacap yang turut berpartisipasi dalam acara ini. Terdapat juga stan-stan dari bank sampah yang memamerkan produknya seperti kerajinan dari plastik, inovasi-inovasi dari barang bekas, dan lainnya.

Pejabat Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar mengatakan, sampah di Cilacap mencapai 943 ton per hari dan baru 741 ton sampah yang terkelola. Yunita berharap semua sampah di Cilacap bisa terkelola dengan baik agar perubahan iklim yang terjadi bisa dimitigasi.

“Kita harus menyadari, masing-masing orang menjadi penyumbang sampah setiap harinya. Saya berharap dengan adanya aksi ini bersama dengan Perbanusa, sampah yang 202 ton ini, yang belum terkelola bisa dikelola dengan baik,” harapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement